wartadigital.id
Headline Nasional

2.222 Pengusaha Bela Bangsa Deklarasi Prabowo-Gibran Satu Putaran

Pengusaha Bela Bangsa menggelar deklarasi mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

 

JAKARTA (wartadigital.id) – Sebanyak 2.222 pengusaha yang menamakan diri Pengusaha Bela Bangsa menggelar deklarasi mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Deklarasi dengan tema “Prabowo-Gibran Penerus Jokowi… 02 Menang Sekali Putaran… Gaspool” itu berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Minggu (14/1/2024).

Ketua Umum Pengusaha Bela Bangsa, Trisya Suherman mengatakan, kelompoknya tidak bakal neko-neko mendukung Prabowo-Gibran. Mereka bakal berjuang sekuat tenaga memenangkan pasangan Prabowo-Gibran karena didukung langsung oleh Presiden Joko Widodo. “Kami tegak lurus ikut arahan pak Jokowi,” kata Trisya.

Sementara itu Ketua TKN Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani dalam sambutannya mengaku senang atas dukungan Pengusaha Bela Bangsa.

Dia menyebut sokongan Pengusaha Bela Bangsa adalah energi baru bagi tim kampanye Prabowo-Gibran untuk terus bergerak demi memenangkan pasangan ini hanya dalam satu putaran saja.

“Dukungan pengusaha bela bangsa ini adalah energi untuk kami terus bergerak mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melangkah pada 14 Februari dan coblos Prabowo-Gibran,” kata Rosan.

Sementara anggota tim pengarah TKN Hashim Djojohadikusumo mengatakan, dukungan  2.222 dari Pengusaha Bela Bangsa akan menambah kekuatan bagi pasangan Prabowo-Gibran.

“Dukungan dari Pengusaha Bela Bangsa bukan saja suatu kekuatan dalam mendulang suara, namun juga akan menambah kekuatan ekonomi dan sosial,” kata Hashim. rmo

Related posts

Peneliti BRIN  Ungkap Ketua KPU Sudah Mendapat Peringatan 3 Kali, Seharusnya Mundur

redaksiWD

Jelang Ramadan 1444 H, Khofifah Imbau Masyarakat Bangun Sikap Saling Menghormati dan Tingkatkan Kamtibmas

redaksiWD

Berikan Kepastian Solusi, Kecamatan di Surabaya Hadirkan Ruang Konsultasi Pelayanan Publik

redaksiWD