wartadigital.id
Headline Nasional

54 Juta DPT Bermasalah, Timnas AMIN Minta Verifikasi ke KPU

Terdapat serangkaian hal dalam DPT yang meliputi 54 juta data bermasalah dan perlu divalidasi/verifikasi.

 

JAKARTA (wartadigital.id) – Dalam menyongsong Pemilu dan Pilpres 2024, Timnas AMIN  memberikan sorotan serius terhadap keberlanjutan praktik demokrasi yang bersih dan adil di Indonesia. Dalam Pers Release yang dibagikan pada media mereka mengungkapkan temuan signifikan terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang dianggap sebagai elemen terpenting dalam pelaksanaan pemilu yang demokratis.

Menurut Agus Maksum dari Dir Pengamanan dan Pengawalan suara Timnas AMIN  terdapat serangkaian hal dalam DPT yang meliputi 54 juta data bermasalah dan perlu divalidasi/verifikasi.

Temuan tersebut mencakup berbagai isu, mulai dari data ganda, usia di bawah 17 tahun, usia di atas 100 tahun hingga seribu tahun, nama dengan kurang dari 3 huruf, nama mengandung tanda tanya, hingga data dengan RT0/RW 0 dan RT/RW 0 yang mencapai jumlah signifikan.

“Cara Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) dalam menyusun DPT tidak transparan,” kata Agus Maksum, Tim IT dari Direktorat Pengamanan dan Pengawalan Suara dalam siaran pers, Sabtu (20/1/2024).

Oleh karena itu Timnas AMIN  meminta DPT paling update dengan menyertakan elemen data penting dari data DPT, seperti NIK, NKK, ID DESA, dan tanggal lahir, agar 54 Juta DPT bermasalah bisa di vedifikasi/ validasi, bila tidak maka DPT bermasalah bisa memicu kekhawatiran akan integritas Pemilu Februari 2024 yang akan datang.

Selain itu , Timnas AMIN juga mendesak Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) untuk memperketat pengawasan terhadap kinerja KPU RI, khususnya dalam penyusunan DPT.

Sebagai respons langsung terhadap 54 Juta DPT bermasalah ini, Timnas AMIN  mengajak seluruh elemen masyarakat dan rakyat Indonesia untuk aktif mengawasi dan bahkan melakukan verifikasi DPT di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing.

Timnas AMIN juga berkomitmen untuk menyediakan aplikasi yang memungkinkan verifikasi dan validasi DPT di lapangan, bagi publik untuk menjadikan transparansi Pemilu agar tercipta Pemilu Jurdil sebagai pilar utama dalam pelaksanaan Pemilu/Pilpres. kba

 

 

Related posts

Ajak Patuhi Peraturan, Bupati Sidoarjo Imbau Warga Tak Terbangkan Drone di Area Bandara Juanda

redaksiWD

Sempat Sesak, Nafa Urbach Positif Covid-19

redaksiWD

Perkuat Posisi sebagai Bank Berkapasitas Global, Ini Strategi BNI

redaksiWD