
JAKARTA (wartadigital.id) – Penanganan Covid-19 melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dinilai belum memberikan dampak yang efektif dalam menekan lonjakan kasus positif harian.
Kasus positif Covid-19di Indonesia pada Kamis (15/7/2021) mengalami penambahan 56.757 kasus. Sehingga, akumulasi positif Covid-19 ini sebanyak 2.726.803 kasus.
Seiring kian melonjaknya kasus Covid-19 di Tanah Air, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), dituntut mundur dari jabatan Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali oleh Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia’s Democratic Policy, Satyo Purwanto.
“LBP mestinya tahu diri dan mundur dari komandan pandemi, jangan malah sibuk ancam mengancam rakyat sambil mengklaim pekerjaan yang nyatanya tidak sanggup dia lakukan,” ujar Satyo, Kamis (15/7/2021).
Menurut Satyo, pandemi Covid-19 merupakan persoalan nyawa rakyat, sehingga harus ditangani secara serius. Namun nyatanya, hingga kemarin, angka kasus positif Covid-19 mencapai angka 50 ribu lebih kasus dalam sehari. “Pak rakyat yang jadi korban berjatuhan setiap hari akibat kebijakan teledor pemerintah pak,” imbuhnya.
Menurut Satyo, Luhut telah gagal karena tidak dapat memprediksi lonjakan kasus Covid-19 yang dianggapnya masuk gelombang kedua. Padahal, para ahli pandemi sudah sering mengingatkan pemerintah akan hal itu.
Karena itu, ia melihat adanya kegagalan pemerintah dalam mengendalikan pandemi di dalam negeri, meski telah didukung dengan anggaran yang mencapai lebih seribu triliun rupiah. “Bahkan penggunaan anggaran tersebut diberikan ‘imunitas’ melalui Perppu No 1 Tahun 2020 tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19 dan akhirnya menjadi UU No 2 Tahun 2020,” jelas Satyo.
Dari situ, Satyo menilai sikap Luhut yang bersikeras dan membantah kritikan masyarakat dengan mengklaim pandemi terkendali, tidak sesuai dengan fakta dan data peningkatan kasus baru maupun korban meninggal, serta fasilitas kesehatan yang kolaps akibat lonjakan kasus karena masuknya varian baru Covid-19.
“Kenyataannya Indonesia mengalami lonjakan luar biasa hanya dalam hitungan hari dan masih jauh dari terkendali. Jokowi harus segera mengganti LBP dengan orang yang mampu menggerakkan dan menghimpun energi positif agar pandemi bisa segera terkendali,” pungkas Satyo. set, rmo