Halal Bihalal Alumni BM 24: Suasana Ceria dan Gayeng, Tak Menyangka Banyak Yang Hadir

Jemaah haji BM 24 laki-laki berfoto bersama di halaman/jalan usai acara 

SURABAYA (wartadigital.id) – Kebersamaan dan rasa rindu antarsesama jemaah haji tak pernah lekang atau luntur. Mungkin itulah gambaran para jemaah haji tahun 2024 khususnya kloter 92 yang tergabung di KBIHU Bryan Makkah Surabaya.

Luapan rindu sesama, kangen suasana, guyub rukun dan kebersamaan masih terasa seolah-olah mereka masih berada di Makkah dan Madinah. Itulah gambaran reuni sekaligus halal bihalal jemaah haji kloter 92 Embarkasi Surabaya yang tergabung di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Bryan Makkah.

Bacaan Lainnya

Minggu (4/5/2025), pukul 09.00-13.30, di rumah H Slamet Hariyadi, Perumahan Taman Aloha Blok G3/25, lebih dari 200 alumni jemaah haji hadir di acara reuni dan halal bihalal tersebut. “Alhamdulillah dan kami ucapkan terima kasih kepada saudara-saudaraku semua yang sudi hadir di rumah kami,” kata H Slamet Hariyadi, yang juga salah satu alumni jemaah haji kloter 92 KBIHU Bryan Makkah.

Abah Imam Chambali saat menyampaikan maudhotul khasanah

Ia tak menyangka, dari usaha panitia yang begitu getol dalam merangkai dan menggelar acara halal bihalal ini, ternyata mendapat respon positif dari para jemaah. Dari sekitar 267 jemaah haji Bryan Makkah (BM), lebih dari 200 yang hadir. Ini sungguh luar biasa.

Sebelumnya, reuni perdana pernah diadakan sekitar Oktober 2024 lalu di Ponpes Darul Faqih Wagir, Malang asuhan H Faris Khoirul Anam, yang juga salah satu jemaah haji BM 2024. Dan kali ini merupakan pertemuan pertama yang sedianya digelar rutin setiap tiga bulan sekali. Namun ada salah satu jemaah yang usul agar digelar tiap enam bulan sekali dan direspon cukup banyak para jemaah haji.

Jemaah haji BM 24 perempuan berfoto di teras rumah usai acara

Ketua Alumni BM 2024, H Anto, menyatakan sependapat sesuai suara terbanyak. “Yang penting kita sepakat dan mudah-mudahan kegiatan ini bisa berlangsung terus. Ini sudah ada beberapa jemaah yang bersedia ketempatan berikutnya,” tutur H Anto.

Bahkan pimpinan KBIHU Bryan Makkah, KH Imam Chambali, sesuai tausiah, menyatakan, jika berikutnya kesulitan tempat atau belum ada yang bersedia sebagai tuan rumah maka pihaknya siap ketempatan di Pondok Pesantren Al Jihad Surabaya.

Mereka yang mendapatkan doorprize

Kendati tidak ada acara spesial atau khusus, namun rangkaian acara yang disusun panitia bisa berjalan dengan lancar dan baik, mulai registrasi undangan, pembacaan sholawat, istighosah, sesi masukan/saran & doorprize, ishoma hingga puncak acara maudhotul khasanah oleh KH Imam Chambali.

Dalam salah satu penggalan tausiahnya, Abah Imam–sapaan akrab KH Imam Chambali–juga memberikan ijazah seperti saat reuni perdana di Wagir, Malang, Oktober 2024 lalu. Kali ini dia memberikan ijazah “Tiga Inna” yakni Inna yang pertama: Inna fatahna laka fatham mubina (Surat Al Fath ayat 1), yang kedua adalah Inna a’thoina kalkautsar (surat Al-Kausar) dan ketiga ada Inna anzalnahu (surat Al Qadr).

“Inna yang pertama dibaca tujuh kali, dan masing-masing satu kali untuk Inna yang kedua dan ketiga. Ijazah ini dibaca setiap setelah sholat wajib. Kalau belum bisa semua ya dibaca dulu, lama-lama nanti juga hafal,” tutur Abah Imam.

Abah Imam saat usai acara meninggalkan jemaah

Seusai maudhotul khasanah, Abah Imam dengan gaya dan bicaranya yang jenaka meminta untuk tidak foto-fotoan. “Wis kesel, saya ini tadi mulai habis subuh hingga di sini, belum pulang ke rumah sama sekali. Padahal nanti masih ada acara lagi,” ujarnya.

Meski tidak secara “resmi” foto-fotoan, toh tetap saja ada jemaah haji BM 2024 yang berfoto dan bersalaman dengannya sambil menuju ke mobil yang sudah menunggunya. “Terima kasih, mohon maaf dan I love you full,” candanya.

Sepeninggal Abah Imam, jemaah haji BM 24 pun berfoto bersama. Kaum laki-laki di jalan atau di luar rumah, sedangkan para umi’ berfoto di teras rumah. Suasana gayeng dan ceria sebelum mereka kembali ke rumah masing-masing. edt

Pos terkait