Liga Super: Alex Martins Jadi Penentu, Persebaya Raih Tiga Poin Perdana di GBT

Alex Martins saat sukses menjebol gawang PSIM (foto Persebaya)

SURABAYA (wartadigital.id) – Persebaya Surabaya meraih tiga poin perdana di Super League 2026/2027. Bermain di hadapan Bonek dan Bonita pada home perdana di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026), Bajul Ijo menang tipis 1-0 atas PSIM Jogjakarta.

Gol semata wayang Persebaya dicetak Alex Martins pada menit ke-74. Penyerang asal Brasil itu menjadi pembeda setelah pertandingan berjalan ketat hingga memasuki 20 menit terakhir.

Bacaan Lainnya

Begitu peluit kick-off dibunyikan, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan. Francisco Rivera membuka peluang pada menit kedua melalui sepakan dari luar kotak penalti. Sayang, bola masih melambung di atas mistar gawang PSIM.

Dua menit berselang, giliran Miguel Pereira yang mengancam. Mendapat ruang di area pertahanan lawan, Miguel melepaskan sepakan dari jarak dekat. Namun, upayanya masih mampu diamankan penjaga gawang PSIM.

Persebaya kembali mendapatkan peluang pada menit ketujuh. Miguel Pereira berada di posisi yang cukup menguntungkan untuk menerima umpan, tetapi bola kiriman terlalu deras sehingga kembali bisa diamankan kiper lawan.

PSIM kemudian mencoba keluar dari tekanan. Pada menit ke-11, Yuran Fernandes menunjukkan ketenangannya di lini belakang. Bek Persebaya tersebut beberapa kali sigap menghalau serangan berbahaya tim tamu.

Memasuki menit ke-15, pertandingan mulai berjalan lebih alot. Kedua tim berusaha membongkar pertahanan masing-masing, dengan perebutan bola lebih banyak terjadi di area tengah lapangan.

Persebaya kembali membangun serangan pada menit ke-26. Yann Mabella mengirimkan umpan tarik ke area berbahaya, tetapi sayangnya belum ada pemain Bajul Ijo yang mampu menyambut bola tersebut.

Dua menit berselang, PSIM memberikan respons. Sepakan terarah pemain tim tamu mengarah ke gawang Persebaya, tetapi Ernando Ari tampil sigap dan mampu mengamankan bola.

Memasuki menit ke-31, Persebaya kembali mencoba membuka pertahanan PSIM. Catur Pamungkas melakukan solo run hingga mendekati area pertahanan lawan, dilanjutkan dengan gocekan Yann Mabella. Namun, kombinasi tersebut masih mampu dihentikan pemain PSIM.

Hingga memasuki tambahan waktu dua menit, kedua tim tetap bermain dengan tempo yang cukup ketat. Persebaya terus berusaha mencari celah, sementara PSIM disiplin menjaga pertahanannya.

Risto Mitrevski berduel dengan pemain PSIM Jogjakarta di babak pertama (foto Persebaya)

Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Persebaya dan PSIM pun masih sama kuat 0-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan perubahan untuk meningkatkan intensitas permainan. Rachmat Irianto dan Yann Mabella ditarik keluar, digantikan Toni Firmansyah dan Alex Martins.

PSIM mencoba memberikan tekanan lebih dulu. Pada menit ke-48, Ernando Ari kembali menunjukkan ketenangannya di bawah mistar dengan mengamankan ancaman dari tim tamu.

Semenit berselang, PSIM harus bermain dengan 10 pemain. Gelandangnya diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Toni Firmansyah.

Unggul jumlah pemain membuat Persebaya langsung meningkatkan tekanan. Bajul Ijo mencoba mengurung pertahanan PSIM untuk mencari celah.

Pada menit ke-51, Risto Mitrevski mendapatkan kesempatan melalui tendangan bebas. Namun, sepakannya masih melambung di atas mistar gawang PSIM.

PSIM kemudian berusaha menurunkan tempo permainan. Persebaya tetap sabar membangun serangan sambil mencari ruang di antara rapatnya pertahanan lawan.

Memasuki menit ke-60, peluang emas kembali hadir. Francisco Rivera melepaskan sepakan jarak jauh yang mengarah ke gawang PSIM. Sayang, bola melenceng tipis di sisi gawang.

Semenit berselang, Bernardo Tavares kembali melakukan pergantian pemain. Risto Mitrevski dan Ramadhan Sananta keluar, sementara Gledson Paixao dan Saddil Ramdani masuk untuk menambah tenaga di lini permainan Persebaya.

Alex Martins hampir membuka keunggulan pada menit ke-62. Mendapat ruang untuk menyambut bola dengan sundulan, upayanya justru melebar di sisi gawang PSIM.

Persebaya terus menekan. Pada menit ke-65, Rivera kembali mendapatkan peluang dari jarak dekat. Namun, sepakannya masih melebar dari sasaran.

Tiga menit berselang, Jefferson mencoba membangun serangan dari sisi lapangan dengan mengirimkan crossing mendatar ke depan gawang. Miguel Pereira berada di posisi yang tepat, tetapi belum mampu memaksimalkan umpan tersebut.

Tekanan Persebaya akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74. Alex Martins memecah kebuntuan melalui sundulan dari jarak dekat. Bola berhasil bersarang di gawang PSIM dan membawa Persebaya unggul 1-0.

Setelah unggul, Persebaya berusaha menjaga ritme permainan. PSIM yang bermain dengan 10 pemain tetap mencoba mencari kesempatan untuk menyamakan kedudukan.

Memasuki menit ke-90, wasit memberikan tambahan waktu lima menit. Persebaya terus menjaga konsentrasi di setiap lini.

Pada menit ke-90, Catur Pamungkas ditarik keluar dan digantikan Syahrul Lasinari.

Ancaman PSIM kembali datang pada masa injury time. Namun, Ernando Ari tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting untuk mengamankan gawang Persebaya.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Persebaya pun menutup laga dengan kemenangan 1-0 atas PSIM Jogjakarta.

Kemenangan tersebut menjadi tiga poin perdana Bajul Ijo di Super League 2026/2027 sekaligus membuka perjalanan Persebaya di GBT musim ini dengan hasil positif. sba

Pos terkait