
SURABAYA (wartadigital.id) — Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga melepas delegasi untuk kompetisi nasional sekaligus peluncuran produk inovasi kendaraan listrik EV-OS 2026 di Airlangga Convention Center, Kampus C Universitas Airlangga, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan fakultas terhadap mahasiswa yang berhasil menorehkan prestasi dalam berbagai kompetisi nasional.
Dekan FTMM Prof Dr Ir Retna Apsari MSi, IPM, ASEAN Eng menjelaskan tahun ini, mahasiswa FTMM berhasil lolos ke tiga ajang bergengsi, yaitu Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK), serta PLN Innovation & Competition (PLN ICE) 2026. Kegiatan PLN ICE menjadi momentum untuk memperkenalkan hasil pengembangan dan inovasi mahasiswa di bidang kendaraan listrik. “Target menang oke, yang penting junjung tinggi sportivitas, para mahasiswa punya semangat juang, semangat belajar dari tim-tim di atas kita,” katanya.

Dijelaskan Prof Retna, pada ajang PIMNAS 2026, FTMM berhasil meloloskan tujuh mahasiswa yang tergabung dalam empat tim. Sementara itu, seorang mahasiswa FTMM juga berhasil lolos ke GEMASTIK 2026. Capaian tersebut menunjukkan semangat mahasiswa dalam mengembangkan gagasan inovatif dan menghasilkan karya yang kompetitif.
Dalam kompetisi PLN ICE 2026, mahasiswa FTMM turut berpartisipasi melalui tim EV-OS dan Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro FTMM UNAIR (Tim IME BANTER) dengan kendaraan listrik E45 Athena. Keikutsertaan kedua tim ini mencerminkan kontribusi mahasiswa lintas bidang dalam mengembangkan solusi teknologi dan inovasi.

Momentum kegiatan ini juga ditandai dengan peluncuran tiga produk kendaraan listrik EV-OS tahun 2026. Ketiga produk tersebut meliputi Drag STD – Drave, Gokart – Alerta Viper, dan Micro EV – Aluna.
Salah satu dosen pembimbing Yoga Uta Nugraha ST, MT menjelaskan dalam ajang PLN ICE 2026, EV-OS UNAIR memperkenalkan tiga kendaraan, yaitu Drag STD Drave (Drag Racing Airlangga Vehicle Electric-powered), Alerta Viper (Airlangga Electric Kart Vehicle Innovation for Performance), dan Aluna (Airlangga Light Weight Urban New Automobile).
Drag STD Drave merupakan sepeda motor listrik yang dikembangkan dengan mengutamakan performa. Alerta Viper hadir sebagai kendaraan gokart elektrik dengan desain inovatif, sedangkan Aluna merupakan mobil listrik berukuran kompak yang mengusung konsep mobilitas perkotaan. “Melalui pengembangan ketiga kendaraan tersebut, EV-OS UNAIR menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi mahasiswa serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengembangan kendaraan listrik,” katanya.

Dijelaskan Yoga, tim melakukan pembenahan untuk persiapan mengikuti PLN ICE 2026. Misalmya untuk Micro-EV Aluna karena konsepnya micro car didesain bisa jalan di perkotaan dan masuk di gang-gang, bentuknya sangat compact dan tidak mengurangi fungsi, malah menambah fungsi. Dibikin bak terbuka sesuai kebutuhan mobilitas, mau ditambah barang atau lainnya, bisa.
Untuk Gokart – Alerta Viper, tim juga mengoptimalkan sisi pendinginan dari baterai. Dikatakan Yoga, PLN ICE 2026 menjadi kesempatan bagi tim untuk mengembangkan kemampuan rekayasa, kreativitas, dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan kompetisi.
Proses pengembangannya juga memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu teknik, mulai dari perancangan hingga pengembangan produk.
Melalui kegiatan ini, FTMM UNAIR terus memperkuat ekosistem akademik yang mendorong inovasi, kolaborasi, dan prestasi mahasiswa.

Untuk diketahui, pada PLN ICE 2025, Tim EV-OS berhasil lolos seleksi nasional dan berkompetisi di tiga kategori utama, yakni Micro Car Electric Vehicle, Electric Gokart, dan Drag Electric Motorcycle FFA Class.
Pada kategori Electric Gokart Engineering Design, tim EV-OS melalui prototipe “ALERTA EVOLT 2.0” berhasil keluar sebagai Juara 1, mengungguli berbagai tim dari perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Tidak hanya itu, pada kategori Electric Vehicle Engineering Design, tim EV-OS juga berhasil meraih Juara 3 melalui prototipe “SVARA”. Kemenangan ini menegaskan konsistensi performa EV-OS dalam aspek perancangan, inovasi, serta efisiensi teknologi kendaraan listrik. nti





