wartadigital.id
Headline Nasional

Fahri Hamzah Sebut Bakal Jadi Tersangka Usai Pilpres 2024, Ini Respon Anies

Istimewa
Penampilan Anies Baswedan saat debat capres ketiga.

 

JAKARTA (wartadigital.id)   – Capres nomor urut 1, Anies Baswedan ogah menanggapi pernyataan Wakil Ketua Partai Gelora Fahri Hamzah soal dia dan pasangannya Muhaimin Iskandar atau Cak Imin akan jadi tersangka setelah Pilpres 2024.   Anies mengatakan jauh lebih baik apabila merespons soal harga pangan hingga lapangan pekerjaan yang minim. “Nggak perlu ditanggapi lah, kita lebih penting menanggapi soal harga-harga yang mahal, lapangan pekerjaan yang tidak tersedia,” jelas Anies di Banten, dikutip Rabu (31/1/2024).

Anies mengklaim hanya ingin fokus pada permasalahan warga Indonesia daripada pernyataan-pernyataan tendensius seperti ini.  “Rakyat yang kekurangan tanah, sementara ada yang punya tanah luar biasa besar.  Kita lagi butuh rakyat untuk dapat perlindungan, rakyat untuk dapat kemudahan hidup, itu yang lebih penting dikomentari,” tegas dia.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menyebut Paslon nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar akan jadi tersangka setelah Pilpres 2024.  Pernyataan itu disampaikan saat berdialog soal kegagalan food estate yang dikerjakan Kementerian Pertahanan pada Minggu 28 Januari 2024. Dalam video tersebut, terlihat Fahri ngotot tengah menjawab pertanyaan seseorang mengenai kegagalan food estate. “Yang tersangka setelah Pilpres ini namanya Anies Baswedan dan Muhaimin,” ungkap dia.

Selanjutnya dalam potongan video tersebut, Fahri menyebut Prabowo sudah oposisi selama 40 tahun dan tidak pernah masuk penjara. “Anda sudah tidak suka Jokowi. Jadi pendukung-pendukungnya Prabowo lama, akhirnya benci Jokowi,” pungkas Fahri. Video tersebut viral. Termasuk di aplikasi X.

Menanggapi itu, Jubir Timnas Amin Bestari Barus menyatakan Fahri sedang ber-gimmick menjelang Pilpres 2024.“Apakah dia sedang bangun tidur atau mabuk sesuatu. Mungkin karena partainya Partai Gelora yang sulit naik, dengan gimmick-gimmick begitu mungkin bisa bikin naik,” kata Bestari dalam dialog pada acara di suatu stasiun TV swasta.

Dia pun enggan mengomentari lebih jauh pernyataan Fahri tersebut. Menurut dia, sikap Anies yang selalu membawa kesejukan di tengah masyarakat enggan melaporkan Fahri ke penegak hukum. “Saya kira, Indonesia butuh pemimpin yang selalu menebar kesejukan seperti Anies. Alhamdulillah Pak Anies tidak akan melaporkan itu,” pungkas politisi NasDem tersebut.

Netizen Ingatkan Nazaruddin

Di medsos pernyataan Fahri Hamzah ini mendapat reaksi. Beberapa warganet kemudian mengunggah video Nazaruddin, yang menampilkan pernyataan Nazaruddin di depan wartawan, yang menyebut nama Fahri Hamzah terlibat dalam kasus korupsi.“Lebih percaya yang mana…?,” cuit @julian17426 sembari membandingkan video Fahri yang menyebut nama Anies dan video Nazaruddin yang menyebut nama Fahri.

Pada kesempatan itu, Nazaruddin mengatakan, saat itu Fahri masih Wakil Ketua Komisi III. “Saya akan segera menyerahkan berkas ke KPK, tentang korupsi yang dilakukan oleh (menyebut nama Fahri Hamzah), waktu dia jadi Wakil Ketua Komisi III,” ujar Nazar.

“Insya Allah bukti yang akan saya serahkan ini cukup untuk membuat Fahri Hamzah tersangka,” ungkapnya. Namun, Nazar tidak menjawab wartawan yang bertanya tentang kasus yang menjerat Fahri tersebut. “Saya akan serahkan ke KPK, datanya dengan jelas, posisinya sebagai Wakil Ketua Komisi III, di mana saya nyerahkan uangnya, di mana dan angka dia menerima, akan saya serahkan,” ungkap mantan anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat itu di dalam video yang diunggah @julian17426. rmo, set, ins

Related posts

Fokus dengan e-Commerce Selama Pandemi, Buttonscarves Raih Penghargaan Best Muslim Wear Category 2021

redaksiWD

Soal Bagi-bagi Amplop Bergambar PDIP di Masjid, Bawaslu Tajam ke Bawah tapi Tumpul ke Atas

redaksiWD

Kabupaten Sampang Sabet 10 Besar Raka dan Busana Terbaik Raki Jawa Timur 2021

redaksiWD