Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur di Guluk-Guluk, Warga Serbu Pasar Murah

Warga antusias saat gelar pasar murah yang digeber Pemprov Jatim di Guluk-guluk Sumenep

SUMENEP (wartadigital.id) – Dalam rangka memeringati Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jatim menggelar pasar murah di halaman Kantor Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Sabtu (8/11/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB disambut antusias ratusan warga yang datang sejak pagi untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Bacaan Lainnya

Pasar murah dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Bakorwil Jatim Sofi Agustin, MSi, Kepala Bakorwil Pamekasan Muhyi, Anggota DPRD Provinsi Jatim Nurfaisi, serta Camat Guluk-Guluk Sarbini.

Turut hadir pula aparat keamanan, termasuk Bati Tuud Koramil 0827/07 Guluk-Guluk Serma Erwis, Bhabinkamtibmas Polsek Guluk-Guluk Aiptu Fauzan, dan Tim Bulog Kabupaten Sumenep.

Serma Erwis mengatakan, keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat agar lebih mudah mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau.

“Kami hadir untuk mendukung pemerintah daerah dalam menstabilkan harga sembako di lapangan. Ini juga bentuk kepedulian terhadap masyarakat menjelang akhir tahun,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Adapun berbagai bahan kebutuhan pokok yang dijual antara lain beras SPHP: Rp 55.000/sak, beras premium Jatim Cetar: Rp 70.000/sak, beras rojo lele: Rp 64.000/sak, minyak goreng: Rp 13.000/liter, gula putih: Rp 14.000/kg, telur ayam: Rp 23.000/kg, tepung terigu: Rp 10.000/kg, bawang merah (250 g): Rp 7000, awang putih (250 g): Rp 6000

Sejak dibuka pukul 09.15 WIB, warga langsung memadati area pasar murah. Dalam waktu singkat, stan beras dan minyak goreng menjadi yang paling ramai diserbu pembeli.

“Harga jauh lebih murah dibandingkan pasar. Lumayan buat stok di rumah,” ujar Siti Maimunah, salah satu warga yang datang bersama keluarganya.

Kegiatan pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga bahan pokok sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat. ume

Pos terkait