
Ilustrasi rudal Iran.
TEHERAN (wartadigital.id) – Iran akan memperkenalkan senjata terbarunya yang diberi nama “Bapak dari Segala Bom”. Nama tersebut tampaknya untuk menyaingi amunisi non nuklir paling besar milik militer Amerika Serikat (AS) berjuluk “Ibu dari Segala Bom”.
AS dilaporkan akan menggunakan amunisi berpenetrasi tinggi itu untuk menyerang Gunung Pickaxe, lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian nuklir Iran jauh di bawah.tanah.
“Kami sedang dalam tahap persiapan untuk meluncurkan ‘Bapak dari Segala Bom”. Ini adalah sesuatu yang baru bagi musuh,” ujar Hossein Mohebi, seorang Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, sepertin dikutip dari Anadolu, Kamis (22/10/2026).
Mohebi juga mengatakan persediaan rudal Iran telah meningkat 1,5 kali lipat pasca-perang 12 hari antara Iran dan Israel pada Juni 2025. Namun dia tidak menyebutkan angka pastinya. “Kualitas rudal-rudal tersebut telah meningkat secara signifikan, begitu pula dengan jangkauan, daya hancur, dan akurasinya dalam mengenai sasaran,” katanya.
Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengisyaratkan penggunaan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB) yang juga diplesetkan ibu dari segala bom untuk menargrtkan fasilitas nuklir Iran.
Memiliki bobot sekitar 9.800 kg, GBU-43/B merupakan salah satu bom konvensional non-nuklir terbesar dalam persenjataan AS. Bom ini pertama kali digunakan pada April 2017 untuk menghancurkan kompleks terowongan milik ISIS di Afghanistan. ine





