wartadigital.id
Headline Nasional

Jelang Coblosan, Jokowi Tiba-tiba Naikkan Tunjangan Pegawai Bawaslu hingga Rp 29 Juta

Istimewa
Jokowi

 

JAKARTA (wartadigital.id) – Menjelang H-2 Pencoblosan Pemilu serentak pada Kamis (14/2) mendatang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2024. Adapun isinya tentang Tunjangan Kinerja di Lingkungan Pegawai Sekretariat Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum.

Berdasarkan data yang dihimpun dari JDIH.Setneg.go.id, besaran tunjangan yang didapatkan jumlahnya bervariatif mulai dari Rp.1.968.000 untuk kelas jabatan 1 – Rp 29.085.000 untuk kelas jabatan 17.

“Pegawai di Lingkungan Sekretariat Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum, selain diberikan penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, diberikan tunjangan kinerja setiap bulan,” demikian bunyi Perpres yang ditetapkan Presiden Jokowi, dikutip dari laman JDIH.Setneg.go.id dikutip, Selasa (13/2/2024).

“Tunjangan kinerja bagi Pegawai di Lingkungan Sekretariat Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 diberikan terhitung sejak Peraturan Presiden ini berlaku,” imbuh Perpres yang ditetapkan pada hari ini.

Sebelumnya, terkait tunjangan kinerja pegawai Bawaslu ini, Presiden Jokowi juga meneken Perpres serupa yang ditetapkan pada 15 Desember 2017. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor l22Tahun 2Ol7 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Sekretariat Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum.

Berdasarkan Perpres ini, besaran tunjangan yang didapatkan jumlahnya bervariatif mulai dari Rp.1.766.000 untuk kelas jabatan 1 – Rp 24.930.000 untuk kelas jabatan 17.

Dengan terbitnya peraturan ini, maka ada kenaikan yang signifikan besaran tunjangan bagi para penyelenggara pemilu ini, terutama untuk kelas 17. ins

Related posts

Pemprov Jatim Kembangkan One Village One CEO BUMdes

redaksiWD

Rumah BUMN Blitar Fasilitasi 171 UMKM Lokal

redaksiWD

Antisipasi Penyakit Campak, Pemkot Surabaya Tingkatkan Cakupan Imunisasi MR

redaksiWD