wartadigital.id
Headline Nasional

Jokowi, Pratikno, Anwar Usman, dan KPU Dituntut Minta di  Media dan Denda Rp 1 Triliun

Patra M. Zein

 

JAKARTA (wartadigital.id)  – Presiden Joko Widodo (Jokowi), Mensesneg Pratikno, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dituntut untuk meminta maaf kepada rakyat selama 7 hari berturut-turut atas perbuatan melanggar hukum yang mereka lakukan.

Selain itu, para tergugat juga dituntut membayar kerugian Rp 1 triliun yang akan dimanfaatkan untuk membangun sekolah demokrasi bagi rakyat.

Hal itu disampaikan kuasa hukum Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Patra M. Zein, saat melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, atas dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan Jokowi, Pratikno, Anwar Usman, dan KPU, Senin (29/1/2024).

Dari segi pidananya, kata Patra, pihak penggugat meminta agar PN Jakpus menyatakan tergugat melakukan pelanggaran hukum. “Tuntutan dari para penggugat sudah jelas. Tuntutannya kita minta PN Jakpus untuk menyatakan para tergugat dan turut tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum,” ujar Patra M. Zein di PN Jakarta Pusat, Jalan Bungur, Senin (29/1/2024).

Selain itu, pihak tergugat juga diminta untuk meminta maaf di media kepada seluruh rakyat Indonesia atas perbuatan yang mereka lakukan. “Kita minta mereka melakukan permohonan maaf secara tertulis di dua media selama tujuh hari berturut. Kepada siapa kita minta maaf? Kepada prinsipal, kepada masyarakat, kepada rakyat, atas perbuatan melawan hukum yang mereka lakukan,” tegasnya.

Dari sisi perdata, lanjut Patra, pihak penggugat menuntut agar tergugat membayar Rp 1 triliun yang akan digunakan untuk membangun sekolah demokrasi. “Tentu dalam perdata dimungkinkan para penggugat mengajukan tuntutan materiil berupa Rp 1 juta, sementara immateriil sebesar Rp 1 triliun. Untuk apa uangnya? Prinsipal menyatakan untuk membangun sekolah demokrasi supaya masyarakat bisa mendapatkan pencerahan pendidikan politik dan tidak dibodoh-bodohi. Jadi itu garis besarnya,” ujar Patra.

Dia berharap  gugatan ini semoga dapat berlangsung dapat diperiksa dan diputus pada saatnya nanti. rmo

Related posts

Gencar Lakukan Testimoni, Minat Siswa Masuk ke SMKN2 Sampang Meningkat

redaksiWD

Khofifah Ajak Wajib Pajak Jatim Segera Laporkan SPT Tahun  2022

redaksiWD

PLN Journalist Award 2022, Momen Wartawan Gelorakan Semangat Energi Bersih

redaksiWD