
MALANG (wartadigital.id) – Bupati Malang Drs HM Sanusi MM menggelar kunjungan kerja estafet ke wilayah kerja Amptirdam (Kecamatan Ampelgading, Tirtoyudo, Dampit) dalam mengawali pekan ini. Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang dan Ketua TP PKK Kabupaten Malang secara simbolis dia melakukan Penyaluran Bantuan Yatim Piatu Kabupaten Malang masing-masing di Pendopo Kecamatan Ampelgading, di Pendopo Kecamatan Tirtoyudo dan di Balai Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Senin (18/3/2024) siang.
Bantuan itu dengan rincian, tiap penerima masing-masing mendapat bantuan sosial senilai 1 juta rupiah dengan jumlah penerima 49 anak (Ampelgading), 31 anak (Tirtoyudo), serta 88 anak (Dampit) dan 10 anak (Turen) yang diserahkan di Kantor Desa Pamotan. Juga, bingkisan sarung dari seorang dermawan yang turut mendukung kegiatan tersebut.
”Alhamdulillahirabbil’alamin, pada momentum yang Insyaallah penuh berkah ini, kita dapat hadir dan bersilaturahmi pada kegiatan Penyaluran Bantuan Yatim Piatu Kabupaten Malang Bersama PT Pos Indonesia dalam keadaan sehat wal’afiat. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan apresiasi kepada PT Pos Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan mulia ini,” kata Bupati Malang saat menyapa para penerima bantuan dan pengasuh anak-anak Yatim Piatu.
Kepada awak media yang hadir, Bupati Malang menyampaikan, mengenai syarat menerima bantuan ini sebanyak 4.400 anak yatim piatu dengan kriteria di bawah umur 16 tahun, serta telah melakukan verifikasi dan validasi data untuk mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Malang. Pemkab melakukan kunjungan ini untuk menyerahkan bantuan sosial yang sedianya dilakukan dua tahap ini secara tunai.
”Jadi bantuan kita salurkan langsung kepada anak-anak ke masing-masing kecamatan, supaya anak-anak nggak capek di bulan Ramadan. Kita lakukan penyaluran secara tunai melalui PT Pos Indonesia sehingga dijamin uangnya utuh (Rp 1 juta, Red), yang tujuannya memang untuk membantu kebutuhan anak yatim piatu di Kabupaten Malang,” kata dia.
Penyerahan tahun sebelumnya dilakukan di Pendopo Agung namun ada keluhan dari para camat bahwa anak-anak kalau menempuh perjalanan jauh ada yang merasa mabuk darat dan capek. “Sehingga kita kemudian berinisiatif untuk melakukan penyaluran ini di masing-masing kecamatan,” tambah Bupati Malang. ala, kim





