Liga Super: Injury Time, Keunggulan Persebaya atas Tuan Rumah Sirna

Pemain Persebaya Gali Freitas mencoba melewati penjagaan pemain Bhayangkara FC, Sani Rizki (foto Persebaya)

BANDAR LAMPUNG (wartadigital.id) – Tim Persebaya Surabaya membawa pulang satu poin dalam lawatan ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC setelah bermain imbang 1-1, Jumat (28/11/2025) malam di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.

Laga babak pertama antara Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Persebaya berakhir tanpa gol. Kedua tim tampil saling menekan sejak awal, namun belum ada peluang yang mampu dikonversi menjadi keunggulan.

Bacaan Lainnya

Pada menit ke-2, tuan rumah langsung menggebrak. Sani Rizki mengirim umpan lambung berbahaya ke dalam kotak penalti yang disambut Dendy Sulistyawan. Beruntung, bola masih melambung jauh dari gawang Ernando Ari.

Memasuki menit ke-10, Persebaya mulai mencoba mengambil-alih penguasaan bola dan membangun serangan. Namun, barisan pertahanan Bhayangkara yang digalang Slavko Damjanovic masih mampu meredam setiap upaya Bajul Ijo.

Peluang cukup menjanjikan hadir pada menit ke-16. Mihailo Perovic menyodorkan umpan kepada Milos Raickovic. Milos berhasil mengecoh pemain belakang lawan sebelum melepaskan tembakan, tetapi bola membentur pemain Bhayangkara dan gagal menemui sasaran.

Menit ke-22, ancaman kembali datang dari Bhayangkara FC. Sani Rizki kembali melepaskan umpan silang akurat kepada Dendy. Namun Dejan Tumbas tampil sigap dengan melakukan blok krusial untuk menggagalkan peluang tersebut.

Dua menit kemudian, Milos kembali mencoba peruntungannya. Melihat ruang tembak, ia melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti. Sayang, bola belum mengarah tepat ke gawang.

Menit ke-45, Bhayangkara FC kembali mengancam melalui tendangan keras Fareed Sadat. Namun Ernando menunjukkan refleks gemilang dengan berada di posisi tepat untuk menepis bola.

Persebaya membalas serangan di menit ke-45+8, Gali Freitas dari sisi kanan pertahanan tim tamu melesatkan tendangan keras, sayang bola masih melebar dari gawang Aqil Savik. Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan tidak ada gol yang tercipta. Skor 0-0.

Memasuki babak kedua, Green Force langsung menekan. Baru empat menit berjalan, Bruno Moreira hampir membuka keunggulan. Setelah melewati penjagaan Lautaro Jose, Bruno melepaskan tembakan mendatar, namun bola masih melebar tipis dari gawang Aqil Savik.

Pada menit ke-55, peluang emas kembali hadir. Mihailo Perovic mengirim umpan cutback matang kepada Malik Risaldi. Tanpa kontrol, Malik langsung menyambar bola, tetapi Aqil kembali tampil gemilang dengan melakukan blok krusial.

Persebaya terus menekan. Menit ke-64, Gali Freitas mengirim umpan terukur ke Mihailo di dalam kotak penalti. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar.

Jual beli serangan berlangsung cepat, namun kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan ancaman berarti hingga memasuki menit ke-75. Untuk menambah intensitas serangan, karetaker Uston Nawawi melakukan pergantian dengan memasukkan Rizky Dwi menggantikan Malik Risaldi.

Menit ke-80, Bhayangkara FC hampir memecah kebuntuan melalui sundulan Nehar Sadiki. Namun Ernando Ari tampil impresif, terbang ke sisi kanan untuk menepis bola yang mengarah ke tiang jauh.

Dua menit kemudian, Persebaya justru memecah kebuntuan. Kemelut di depan gawang Bhayangkara FC dimanfaatkan Catur Pamungkas yang menyambar bola liar. Upaya clearance Putu Gede justru membuat bola masuk ke gawang sendiri. Green Force unggul 0-1.

Di masa tambahan waktu, tuan rumah meningkatkan intensitas serangan. Menit 90+8, Bhayangkara FC akhirnya menyamakan kedudukan lewat sundulan Dendy Sulistyawan memanfaatkan lemparan ke dalam. Sundulan ke tiang jauh tak mampu dijangkau Ernando. Skor berubah 1-1.

Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan tercipta. Persebaya pulang membawa satu poin dan kini berada di posisi ke-8 klasemen sementara dengan 17 poin. sba, ins

Pos terkait