
Syaifuddin Zuhri
SURABAYA (wartadigital.id) – Fraksi PDI Perjuangan (PDI-P) DPRD Kota Surabaya memastikan kekosongan kursi pimpinan DPRD dan Badan Anggaran (Banggar) segera terisi. Hal ini akan ditetapkan melalui rapat paripurna yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (6/5/2026) besok mulai pukul 09.00–10.00 WIB.
Ketua Fraksi PDI-P DPRD Surabaya Budi Leksono, mengungkapkan bahwa surat penempatan Anas Karno sebagai anggota fraksi sekaligus pengganti Syaifuddin Zuhri di Banggar telah disampaikan kepada pimpinan DPRD. Syaifuddin Zuhri sendiri ditetapkan sebagai Ketua DPRD Surabaya definitif dalam rapat paripurna.
“Hasil rapat koordinasi dengan DPC, Pak Anas akan ditempatkan di Komisi A DPRD Surabaya. Secara otomatis, porsi tersebut menjadi jatah PDI-P. Saat ini tinggal menunggu mekanisme formalitasnya,” ujar Budi Leksono usai rapat fraksi di ruang Fraksi PDI-P, Selasa (5/5/2026) sore.
Pria yang akrab disapa Buleks itu menjelaskan, setelah Anas Karno masuk Komisi A, penentuan posisi sekretaris komisi akan dilakukan melalui rapat internal atau kesepakatan antar anggota komisi. “Komisi A nantinya akan menggelar rapat internal untuk menetapkan perubahan susunan pimpinan Komisi A DPRD Kota Surabaya periode 2024–2029,” jelasnya.
Buleks yang juga anggota Komisi B menambahkan, terdapat dua agenda utama dalam rapat paripurna tersebut, yakni penetapan pimpinan definitif DPRD dan penempatan anggota fraksi dalam alat kelengkapan dewan (AKD).
Ia berharap, dengan segera terisinya posisi pimpinan definitif, kinerja DPRD dapat semakin optimal, khususnya dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.
Usai penetapan Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Surabaya definitif dalam rapat paripurna, Fraksi PDI-P juga berencana menggelar syukuran sederhana. “Setelah paripurna, kami akan mengadakan tumpengan di ruang fraksi sekaligus menggelar konferensi pers,” pungkasnya. ike





