wartadigital.id
Ekbis Headline

Pasca Pencatatan KTP, 5 Juta Lebih NIK Warga Jatim Tercatat Transaksi LPG 3 Kg Bersubsidi

Mulai 1 Januari  2024 masyarakat yang akan membeli LPG 3 kg wajib membawa KTP.

 

SURABAYA (wartadigital.id)  – Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus merilis sebanyak 5.017.455 warga Jawa Timur telah tercatat Nomor Induk Kependudukan (NIK) nya dalam setiap pembelian tabung LPG 3 kg pasca diberlakukannya kewajiban pencatatan KTP. Jumlah tersebut merepresentasikan dukungan masyarakat akan subsidi tepat LPG 3kg.

Area Manager Comm, Rel & CSR Ahad Rahedi mengatakan provinsi Jawa Timur telah memulai sosialisasi pembelian LPG menggunakan KTP sejak  Maret tahun lalu secara bertahap di tiap kabupaten/kota. “Status sosialisasi ditingkatkan yang tadinya periode Maret-Desember 2023 yang tidak membawa KTP tetap dilayani, mulai 1 Januari ini semua wajib membawa KTP. Namun karena masih fase sosialisasi, yang sudah diinput NIK nya, ternyata tidak termasuk dalam warga kurang mampu berdasarkan database DTKE/P3KE Kementerian Sosial, tetap akan dilayani oleh pangkalan bisa tetap membeli LPG 3kg,” ujar Ahad, Jumat (26/1/2024).

Langkah-langkah ini dilakukan sebagai bagian terintegrasi dari transformasi pendistribusian LPG 3 kg untuk memastikan bantuan subsidi yang diberikan oleh pemerintah benar-benar dinikmati oleh kelompok masyarakat yang membutuhkannya. Dengan demikian, pembelian LPG 3 kg dapat terfokus pada rumah tangga, usaha mikro, nelayan, dan petani yang memenuhi syarat.

Di Jawa Timur sendiri, terdapat 33.249 pangkalan LPG 3 kg yang menjual dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Gubernur Rp 16.000. “Jumlah tersebut jika dibagi dengan jumlah desa se-Jatim maka minimum terdapat 2-3 pangkalan per desa. Sebanyak 96% pangkalan telah melakukan pencatatan NIK menggunakan KTP secara digital, sisanya belum melakukan pencatatan secara digital karena terdapat kendala jaringan akibat lokasi yang berada di wilayah pelosok. Namun tetap dicatat secara manual,” tambah Ahad.

Pertamina memastikan pasokan LPG saat ini dalam kondisi aman. Konsumsi LPG harian masyarakat Jawa Timur saat ini sebesar 4.643 Metrik Ton (MT) per hari. Sedangkan ketahanan stok LPG di Jawa Timur hingga Jumat hari ini (26/1/2024) mencapai 62.500 MT atau 13 kali lipat dari konsumsi normal harian. “Jelang perhelatan pemilu, pertengahan bulan depan kami memastikan konsumsi LPG dalam kondisi aman. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan KTP kepada selain pangkalan LPG 3 kg, dan menunggu proses input NIK di pangkalan (tidak perlu meninggalkan KTP di pangkalan). Apabila ditemukan pelanggaran dalam penggunaan data KTP, masyarakat tinggal melapor ke Call Center 135, kami akan berikan sanksi mulai dari teguran, pencabutan alokasi sampai pemutusan hubungan usaha,” pungkas Ahad.

Untuk mendapatkan harga termurah masyarakat dapat membeli di pangkalan LPG 3 kg yang memiliki papan hijau resmi dengan mencantumkan Call Center Pertamina 135 dan ESDM 136. Cara mengetahui lokasi pangkalan LPG Pertamina terdekat dengan lokasi tempat tinggal, dapat menghubungi Call Center Pertamina 135. ike

Related posts

NasDem Ingin Bakal Cawapres Anies dari Nahdlatul Ulama, Bukan AHY

redaksiWD

Khofifah Apresiasi Capaian Opini WTP Pemkab Sampang

redaksiWD

Nadal Melaju ke Perempat Final Prancis Terbuka

redaksiWD