Perantau asal Surabaya Swadaya Selamatkan 840 Korban Bencana Taput

Perantau asal Surabaya Swadaya Selamatkan 840 Korban Bencana Taput

TAPANULI UTARA (wartadigital.id) – Perantau asal Surabaya di Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara menjadi motor penggerak penanganan dan pemulihan pascabencana. Alhasil, secara swadaya dan bahu-membahu menyelamatkan 840 korban banjir bandang dan longsor.

“Kayak gini, lampu mati, semua peralatan telekomunikasipun terputus. Lepas itu aku inisiatifkan jumper pake batre truk dan di situlah aku hidupkan Starlink,” ujar perantau asal Surabaya, Nur Alipik, Minggu (14/12/2025).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, dari situlah awal pertama kali bisa dapat bantuan karena komunikasi di Desa Sibalanga langsung hidup. “Makanya nasib baik ada Starlink yang bisa membantu untuk minta bantuan yang tercepatlah ibaratnya kayak gitu,” ucapnya.

Semenjak itu, sambung Nur, tidak hanya bantuan, alat berat semua berdatangan. Memang dalam dua hari baru bisa masuk ke Desa Sibalanga, karena memang akses jalan semua terputus.

“Awal mula kejadian itu (banjir bandang dan longsor, Red), memang mengerikan serta mencekam. Kejadian yang nggak disangkakan ya itu istilahnya,” kata Nur.

Di lokasi ini, dirinya mengoordinasikan warga Sibulanga lain untuk mendirikan posko bencana dan dapur umum secara swadaya. “Jadi semua oranglah bisa makan bersama-sama di sini, sebelum bantuan tiba kami urunan dan mengumpulkan bahan makanan swadaya,” ucapnya.

“Selama belum ada bantuan memang inisiatif kami masaklah sendiri. Kita minta dimana yang ada ibaratkan warung-warung yang punya mie instan dan beras minta semua untuk masak sebelum masuk bantuan dari pusat,” katanya.

Hal itu diamini warga Desa Sibalangga lainnya, Ebin Situmeang. Dengan hasil koordinasi dari Nur Alipik, mayoritas warga dapat selamat dari peristiwa yang mencekam tersebut. Warga yang selamat jumlahnya 840 jiwa.

“Walaupun ada 21 korban jiwa dan juga beberapa peralatan serta seragam sekolah anak-anak yang tidak bisa terselamatkan. Semuanya terseret banjir bandang dan longsor,” ujarnya.

Diketahui, banjir bandang dan longsor membuat Desa Sibalanga, Tapanuli Utara terisolir. Akses ke desa itu sulit ditembus via jalur darat karena material longsor menutup jalur utama.

Dalam proses penyaluran bantuan, prajurit TNI bekerja sama dengan kru penerbang menurunkan paket bantuan langsung di titik aman yang telah ditentukan. Adapun bantuan yang dikirim berupa kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, minyak goreng, air bersih dan perlengkapan darurat lainnya. rai, nas

Pos terkait