wartadigital.id
Headline Sidoarjo

Ratusan Warga Rusunawa Geruduk Kantor DPRD Sidoarjo

Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H Usman saat menerima ratusan pendemo dan menyapa mereka di atas truk, Jumat (2/2/2024).

 

SIDOARJO (wartadigital.id) – Kantor DPRD Kabupaten Sidoarjo digeruduk ratusan warga rumah susun sewa (rusunawa) yang memprotes kenaikan tarif Rumah Susun Sewa (Rusunawa) milik Pemkab Sidoarjo. Didampingi Partai Buruh, para pengunjuk rasa menginginkan Pemkab Sidoarjo menurunkan harga sewa atau mengembalikan harga sewa seperti sedia kala.

Korlap aksi, Sri Ambarwati yang didampingi Sekretaris Bidang Pemerintah Daerah, Exco Partai Buruh Kabupaten Sidoarjo, Samiyono mengatakan ada beberapa tuntutan yang disampaikan pada para anggota dewan. Mulai dari tarif sewa, tarif dasar listrik, iuran sampah, keamanan dan perlakuan khusus untuk para manula.

“Sejak awal tahun ini (2024, Red), harga sewa Rusunawa, baik di Ngelom, Wonocolo, Pucang, Gebang, Krian dan Waru naik rata-rata Rp 65 ribu/bulan, ” sebut Ambar, begitu dia akrab disapa dalam orasinya di Depan Halaman Kantor DPRD Kabupaten Sidoarjo, Jumat (2/2/2024).

Ambar menjelaskan kenaikan ini dianggap memberatkan warga penyewa yang sebagian besar bekerja sebagai buruh dan di sektor informal. Apalagi pasca pandemi perekonomian warga Rusunawa masih belum stabil bahkan banyak penghuni rusun yang masih belum mendapatkan pekerjaan setelah di PHK.

“Bagi kami angka segitu sangat berat. Apalagi kebutuhan yang lain juga naik yang jika dihitung-hitung dengan kenaikan UMK tetep nggak nutut,” kata Ambar.

Ambar juga mengeluhkan pengenaan tarif dasar listrik Rusunawa yang disetarakan dengan industri sehingga nilai yang dibayar setiap bulannya tergolong mahal. “Untuk yang biasa saja, rata-rata bayarnya Rp 200 ribu/bulan,” imbuh Melani, penghuni Rusunawa Ngelom Kecamatan Taman.

Tak hanya biaya sewa dan tarif dasar listrik saja, imbuh Melani, penghuni Rusunawa juga masih dibebani biaya-biaya lainnya seperti iuran sampah, tenaga keamanan, air bersih dan lain-lain.  “Kalau bisa yang begitu-begitu itu sudah masuk ke biaya sewa, jadi kami sudah tak perlu bayar lagi,” ujar Ambar lagi yang diamini rekan-rekannya yang lain.

Dari banyak keluhan di atas, ada hal yang paling disesalkan warga. Yaitu aksi staf Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang yang mereka sebut sewenang-wenang pada penyewa, terutama kaum lansia.  “Sudah banyak yang diusir begitu saja hanya gara-gara telat bayar sewa. Bahkan sama sekali tak ada perikemanusiaan  untuk para manula. Ya langsung disuruh keluar rumah,” sebut Ambar dengan nada berapi-api.

Ia pun membandingkan dengan perlakuan pemerintah pada para pengungsi yang ditampung di rusun Pasar Agrobis Jemundo.  “Mereka itu warga asing tapi diperlakukan lebih istimewa. Sedangkan kami yang warga  Indonesia justru diinjak-injak. Anak pungut disayang-sayang, tapi anak kandung malah disia-siakan. Kalau bisa pecat saja orang PU Cipta Karya yang bernama Sapto dan Bachruni. Mereka itu yang paling kejam,” ucap Ambar penuh amarah.

Setelah berorasi beberapa saat, para pengunjuk rasa itupun ditemui Ketua DPRD Sidoarjo Usman. Politisi PKB itupun membuka ruang dialog dengan mempertemukan 20 orang wakil pendemo dengan Komisi B yang membidangi masalah itu.

Ditemui seusai hearing, Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto menyatakan siap memperjuangkan aspirasi warga tersebut. “Dalam waktu dekat ini kami akan pertemukan mereka dengan pimpinan PU Perkim. Kami fasilitasi penuh agar bisa dicapai solusi terbaik bagi semua pihak,” kata Bambang didampingi anggota lainnya dari komisi yang membidangi masalah ekonomi dan keuangan tersebut.

Hanya saja untuk masalah penurunan tarif sewa Rusunawa sepertinya agak sulit mengingat ketetapan nilai rupiahnya sudah sesuai dengan Perda Sidoarjo No 1 Tahun 2024 yang disusun berdasarkan amanat aturan hukum yang ada di atasnya.  “Tapi tetap kami coba kami perjuangkan. Mungkin ada diskresi dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu dari pihak eksekutif,” pungkas legislator Partai Gerindra itu. sis

Related posts

Gelar Indonesia Incorporated Day, Kemlu RI dan BNI Dorong Kolaborasi BUMN Go Global

Pemerintah Akan Lelang 12 Blok Migas Tahun Depan

redaksiWD

Buka Peluang Kolaborasi dengan Musisi Muda

redaksiWD