wartadigital.id
Ekbis Headline

Kata.ai Berikan Dukungan untuk UMKM, Korporasi dan Startup melalui Perkembangan AI dan Chatbot

Irzan Raditya selaku CEO dan Co-Founder Kata.ai (kiri) dalam INTERACT 2021.

 

JAKARTA (wartadigital.id) – Menjadi salah satu pemain Conversational Artificial Intelligence (AI) dan Natural Language Processing (NLP) di Indonesia, Kata.ai terus melakukan pengembangan dan inovasi teknologi AI dan Chatbot untuk membantu ketahanan bisnis dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen di era pandemi Covid-19. Melalui acara tahunan Kata.ai, INTERACT 2021 yang mengusung tema “Empowering Businesses through Digital Interaction Today”, Kata.ai mengadakan diskusi mengenai perkembangan teknologi percakapan AI untuk berbagai skala bisnis, baik itu UMKM, korporasi, maupun startup, Kamis (25/11/2021).

INTERACT 2021 merupakan diskusi lanjutan mengenai pertumbuhan dan perkembangan teknologi      percakapan AI selama pandemi dalam 18 bulan terakhir, yang telah mengubah perilaku konsumen untuk terbiasa dalam melakukan interaksi dengan bisnis secara online atau daring. INTERACT 2021, juga mendiskusikan tren AI pasca pandemi, yang mana pelaku industri dapat memanfaatkan keadaan saat ini untuk memahami perubahan perilaku konsumen yang telah terjadi. Melalui teknologi percakapan AI, perubahan perilaku tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu perkembangan bisnis menjadi lebih efisien.

Kata.ai memberikan dukungan dan solusi untuk para pelaku industri yang berjuang untuk mencapai ketahanan bisnis di masa pandemi saat ini. UMKM menjadi salah satu industri yang cukup terdampak dengan situasi saat ini, yang mana hampir seluruh UMKM di Indonesia mengalami penurunan penjualan yang signifikan. Untuk mendukung ketahanan bisnis, Kata.ai membantu perkembangan bisnis melalui berbagai teknologi percakapan, mulai dari platform Chatbot berbasis AI dan NLP, solusi WhatsApp yang terintegrasi, sampai dengan layanan omnichannel yang memiliki berbagai fungsi untuk menyelesaikan masalah dalam berbagai industri.

“Didorong dari kondisi UMKM saat ini, kami menemukan data bahwa sebesar 70% UMKM Indonesia harus menghadapi tantangan cukup besar yang mengakibatkan penurunan angka penjualan. Menjawab tantangan tersebut, kami ingin memberikan solusi kepada UMKM dengan memberikan respon cepat dan interaksi digital untuk mempertahankan dan menjaga hubungan baik dengan konsumen,” kata Irzan Raditya selaku CEO dan Co-Founder Kata.ai dalam keterangan resmi, Kamis (25/11/2021).

Dijelaskan Irzan, dengan mengembangkan platform yang mudah dijangkau, yaitu WhatsApp Business API dan QIOS, pihaknya berharap layanan ini dapat membantu dan memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis UMKM dalam memperluas jaringan mereka untuk meningkatkan pengalaman belanja konsumen sehingga para pelaku UMKM dapat mengembangkan bisnis secara lebih terintegrasi dengan bantuan teknologi berbasis percakapan yang ditawarkan.

“Tentunya, kami tidak hanya beradaptasi dalam memberdayakan UMKM saja, tetapi kami juga mendukung untuk memberdayakan korporasi dan startup dalam mengembangkan bisnis melalui teknologi AI dan Chatbot,” kata Irzan Raditya.

Saat ini, lanjug dia, pihaknya telah memiliki berbagai layanan mulai dari Kata Platform, WhatsApp Business API, QIOS, dan Kata Omnichat yang memberikan solusi untuk berbagai masalah. Lebih dari 750 juta percakapan dan 18,6 juta pengguna aktif setiap bulannya, karena pihaknya telah dipercaya oleh berbagai industri untuk membantu perkembangan bisnis.

Kata.ai melalui INTERACT 2021, memberikan diskusi lanjutan mengenai perkembangan teknologi AI dan Chatbot dengan mendorong para pelaku UMKM, korporasi, dan startup untuk membentuk kembali solusi baru dengan inovasi dan kolaborasi dalam perkembangan bisnis. INTERACT 2021 yang dibuka oleh Sandiaga Uno, selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan Teten Masduki, selaku Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia dihadiri oleh 15 pembicara dalam empat sesi diskusi yang menghadirkan para pakar profesional di bidangnya mulai dari Google Cloud Indonesia, Erajaya, Tri Indonesia, Foodizz, Gojek, Credibook, Tokko, dan lainnya.

Untuk diketahui Kata.ai adalah perusahaan Conversational AI (Kecerdasan Buatan untuk Percakapan) yang memiliki fokus mengembangkan teknologi untuk memahami percakapan manusia secara alamiah, memungkinkan interaksi yang lebih baik dan lebih produktif antara manusia dan komputer. Teknologi Natural Language Processing (NLP) milik Kata.ai telah dimanfaatkan untuk mengembangkan Chatbot dari berbagai perusahaan besar di Indonesia seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo, Bank BRI, Pertamina, Blue Bird Group, dan KFC Indonesia, perusahaan teknologi seperti OVO, Midtrans, Warung Pintar, dan Wahyoo, sampai dengan sektor publik dan pemerintahan, seperti BPJS Kesehatan, BKPM, Kemendikbud, dan Kemenparekraf. nti

 

Related posts

Nilai Ekspor Jatim Selama April 2021 Turun 3,16%

redaksiWD

Eri Ajak Warga Laporkan Diri Sendiri dan Tetangga yang Membutuhkan Bansos

redaksiWD

Vaksinasi Gotong Royong Menuai Gelombang Kritik, Kemenkes Beri Penjelasan

redaksiWD