wartadigital.id
Headline Pendidikan

Maiyah Advancing Humanity Bawa ITS untuk Kemaslahatan Bangsa

Emha Ainun Najib atau Cak Nun (tengah) memberikan paparan tentang tema Advancing Humanity dalam Pagelaran Kiai Kanjeng secara online.

 

SURABAYA (wartadigital.id) –  Dalam rangkaian Dies Natalis ke-61 yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghelat Pagelaran Kiai Kanjeng Online bersama Emha Ainun Najib atau yang lebih dikenal dengan Cak Nun. Pagelaran ini dilaksanakan secara online dan ditayangkan secara langsung di Youtube ITS TV, Selasa (19/10/2021) malam.

Pada pagelaran ini, Cak Nun sebagai pendiri jamaah Maiyah hadir didampingi puteranya, Sabrang Mowo Damar Panuluh, yang juga merupakan vokalis band Letto yang sekarang sering mengikuti kajian ilmu Maiyah.

Dibuka oleh Prof Ir Muhammad Sigit Darmawan MEngSc PhD, Ketua Dies Natalis ke-61 ITS, menyampaikan bahwa pagelaran ini mengambil tema Maiyah Advancing Humanity. Melalui Dies Natalis ke-61, ITS optimistis mampu memberikan kontribusi-kontribusi besar memajukan bangsa Indonesia. “Sesuai dengan sabda Nabi Muhammad, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama,” tutur Dekan Fakuktas Vokasi yang akrab disapa Sigit ini.

Sejalan dengan Sigit, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT menjelaskan bahwa mahasiswa akan sempurna jika memiliki badan yang sehat, otak yang cerdas, dan hati yang lembut. ITS tidak ingin mahasiswa kehilangan nilai kelembutan hati. “Pagelaran Kiai Kanjeng Online merupakan komitmen ITS mengasah kelembutan hati mahasiswa,” tegas Guru Besar Teknik Elektro ini.

Sementara itu, Cak Nun menuturkan, Maiyah artinya nilai kebersamaan cinta dan rindu kepada Allah SWT dan Rasulullah, sedangkan Advancing Humanity artinya ITS menjadi bagian untuk membantu menyejahterakan umat manusia. “Ini membuktikan ITS tidak hanya institut yang fokus kepada teknologi,” tutur budayawan ini.

Selanjutnya, Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang biasa dikenal dengan Noe menegaskan bahwa Advancing Humanity tidak sekadar memajukan peradaban manusia. Namun ITS juga mengimplementasikan rahmat yang Tuhan berikan dalam bentuk sains dan teknologi agar dapat menyejahterakan masyarakat. “Dengan jalan teknologi, ITS memberikan kesempatan pada manusia untuk menemukan jati diri,” tuturnya.

Pagelaran Kiai Kanjeng Online yang disiarkan secara langsung melalui kanal youtube ITS TV ini pun sudah lebih dari 8.200 ditonton oleh masyarakat. Selain sesi diskusi dan kajian, acara ini juga diisi dengan bersalawat bersama sebagai bentuk menyambut malam Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam penutupan acara, Cak Nun berpesan agar ITS mampu menjadi wadah untuk mengembangkan kemanusiaan, kehambaan, dan kekhalifahan. “ITS sebagai penguat sesama manusia, juga harus menguatkan diri sendiri,” tegas penulis buku Orang Maiyah ini. rya

Related posts

Pemkot Surabaya Bakal Terapkan Vaksinasi Door to Door untuk Bumil

redaksiWD

Ketua TP PKK Jatim Apresiasi Peran Ibu dalam Keluarga di Masa Pandemi

redaksiWD

Satlantas Polres Sampang Pimpin Pelayanan Kepolisian Jumat Pagi  di Tengah Pandemi Covid-19

redaksiWD