wartadigital.id
Ekbis Headline Travel

Ramadan, Layanan Eazy Passport Imigrasi Tetap Buka

 

JAKARTA (wartadigital.id)  – Pelayanan paspor kolektif Eazy Passport menjadi salah satu terobosan Direktorat Jenderal Imigrasi yang diminati masyarakat. Selama Ramadan 2021 ini, layanan paspor kolektif  tersebut tetap buka.

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Arya Pradhana Anggakara mengajak masyarakat yang mengajukan permohonan paspor baru maupun penggantian paspor karena habis masa berlakunya untuk mendaftarkan diri secara kolektif ke Kantor Imigrasi terdekat. Jika kesulitan, bisa menghubungi petugas melalui live chat di situs resmi Ditjen Imigrasi di situs resminya.

“Bisa mengajak teman, rekan kerja, tetangga di sekitar tempat tinggal, atau komunitas, dengan jumlah minimal 50 orang melalui seorang perwakilan untuk mendaftar ke kantor imigrasi,” ujar Angga dalam keterangan resminya.

Ia menjelaskan, dalam pelayanan paspor kolektif Eazy Passport, masyarakat tak perlu datang ke Kantor Imigrasi. Petugas akan mendatangi lokasi di tempat yang diinginkan oleh komunitas pemohon paspor. Angga menambahkan, pemohon paspor cukup menyediakan tempat dan fasilitas pendukung lainnya seperti jaringan internet.

Petugas akan memberikan pelayanan berupa pemeriksaan berkas, wawancara, dan pengambilan foto serta sidik jari di lokasi. Selanjutnya pemohon bisa melakukan pembayaran paspor sesuai biaya yang berlaku melalui bank baik secara tunai maupun non tunai, atau melalui tempat lain yang telah ditentukan.

Untuk diketahui Direktorat jenderal Imigrasi Kemenkumham Republik Indonesia meluncurkan layanan Eazy Passport demi meningkatan pelayanan kepada masyarakat di tengah menghadapi pandemi virus Corona Oktober tahun lalu. Layanan Eazy passport merupakan upaya jemput bola yang dilakukan pihak Imigrasi dengan mendatangi pemohon untuk mengurus passport. cik, ins

 

Related posts

Puspa Agro Distribusikan 200 Ton Ikan ke Empat Kabupaten

redaksiWD

Pendaftar Vaksinasi Online bagi Warga Berumur 18 Tahun ke Atas Tembus  180 Ribu Orang Lebih

redaksiWD

Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Data Kematian Covid-19 Amanat Konstitusi

redaksiWD