
SURABAYA (wartadigital.id) – Aksi nyata Pelayanan Mahasiswa Universitas Bhayangkara dalam merealisasikan Tri Dharma perguruan tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Melalui Program KKN Tematik Kelompok 023 Universitas Bhayangkara Surabaya melaksanakan Tri Dharma di Kelompok Tani Sumber Makmur yang berada di Rusun Warugunung Blok Manyar B RT 4 /RW 3 Surabaya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tematik Kelompok 023 Universitas Bhayangkara Surabaya Dr Anggraeni Rahmasari SE,MM menjelaskan Kelompok Tani Sumber Makmur merupakan kelompok tani yang memanfaatkan lahan terbatas rusun dengan konsep Urban Farming, beranggotakan penduduk rusun yang didominasi oleh ibu rumah tangga berusia antara 40-60 tahun. Konsep urban farming ini merupakan usaha sampingan untuk memenuhi kebutuhan mereka.
“Dengan melihat kondisi tersebut, kelompok KKN 023 ingin memaksimalkan urban farming Kelompok Tani Sumber Makmur pada program KKN Tematik Universitas Bhayangkara Surabaya, dengan program edukasi ekonomi, ” jelas Anggraeni kepada wartadigital.id di ruang kerjanya, Kamis (22/12/2022).
Anggraeni menjelaskan konsep Urban Farming ini mudah diterapkan karena dapat dilakukan di lahan perkotaan sempit yang kosong, bahkan di halaman rumah warga itu sendiri. Selain itu juga dapat memberikan kontribusi untuk ketahanan dan keamanan pangan dengan meningkatkan jumlah ketersediaan pangan untuk masyarakat yang tinggal di kota dengan menyediakan sayur-sayuran dan buah-buahan yang segar untuk dikonsumsi oleh masyarakat di kota.
“Program KKN Tematik Kelompok 023 ikuti 15 mahasiswa peserta KKN Tematik, dengan 10 kali pertemuan,” imbuhnya.
Secara terpisah, Ketua Tani Sumber Makmur Riwayati mengatakan tanaman hidroponik yang dibudidayakan antara lain Sawi Pakcoy, Kangkung Bangkok dan Selada Keriting, tanaman holtikultura seperti jagung, ketela pohon, pisang, tomat dan cabai. Selain itu juga budidaya ikan Lele. Hasil panennya dapat memenuhi kebutuhan warga rusun bahkan pemasarannya sampai pada pasar modern Ciputra.
“Selama ini kami hanya menanam saja dan belum ada diversifikasi produk, sehingga belum dapat memaksimalkan pendapatan dari kelompok Tani Sumber Makmur. Alhamdulillah dengan adanya KKN Tematik dari Universitas Bhayangkara Surabaya kami dapat belajar banyak hal untuk diversifikasi produk yang bisa menambah pendapatan kami, ” ungkapnya.
Mahasiswa KKN Universitas Bhayangkara, sambung Riwayati mengajarkan bagaimana meningkatkan pendapatan, dengan melakukan diversifikasi produk dari tanaman hidroponik tersebut. Produk diversifikasinya adalah mahasiswa memberikan pelatihan membuat jus dari sayuran yang menyehatkan dan dikemas dengan kemasan yang menarik.
Tak hanya pelatihan membuat jus, mahasiswa juga memberikan pelatihan bagaimana strategi pemasaran produk secara online. “Kami juga diajarkanbagaimana membuat video iklan yang menarik, penjualan melalui youtube dan tik tok, sehingga bermanfaat dalam meningkatkan penjualan, ” tuturnya.
Riwayati juga menambahkan selain tanaman hidroponik ada juga budidaya ikan lele yang merupakan salah satu peluang bisnis yang menguntungkan. Setelah panen sebelumnya, kolam lele perlu dikuras dan dibersihkan selama kurang lebih 2 hari. Penebaran bibit ikan lele dilakukan setelah kolam telah siap untuk dipergunakan kembali. sis