Plt. Bupati Malang Gelar Kunjungan Marathon ke Kalipare, Donomulyo dan Bantur

Plt Bupati Malang di salah satu lokasi dari kunjungan marathon yang dilakukan Rabu (9/10/2024)

MALANG (wartadigital.id) – Plt Bupati Malang, Drs H Didik Gatot Subroto, SH, MH melakukan kunjungan marathon ke wilayah Kecamatan Kalipare, Donomulyo, dan Bantur, Kabupaten Malang, Rabu (9/10/2024) siang.

Titik kunjungan pertama yakni meninjau perkembangan pengerjaan pengeprasan tebing untuk badan jalan Rajekwesi, Kecamatan Kalipare. Diakuinya, proses pengeprasan tebing tepatnya di titik yang sebelumnya ambrol kini hampir selesai dan setidaknya tinggal menyisakan kurang dari 10 meter di titik ke dua.

Bacaan Lainnya

Pak Didik, sapaan akrabnya, turun menyapa para pekerja yang saat itu juga sedang membangun dinding penahan sekitar dua meter dari pinggir jurang dengan kedalaman sekitar 2 meter sampai 3 meter dan sudah mendapat pijakan yang kuat.

Sebelumnya ada tiga titik jalan yang ambrol di lokasi antara lain titik satu dan dua dilakukan penggeseran jalan agar menjauh dari titik jurang yang ambrol. Sementara, panjang tebing yang dikepras sekitar 40 meter. Lebarnya bertambah dari 4 meter menjadi 5,5 meter sampai 6 meter.

Kemudian, dia lanjut berkunjung ke wilayah Kecamatan Donomulyo yakni ke lokasi Jembatan Modangan yang terletak di Dusun Panggung Waru, Desa Sumberoto, yang langsung berbatasan dengan wilayah Dusun Wonosari, Desa Wates, Kabupaten Blitar.

”Jika di Padang ada Jalan Kelok 9, di Kabupaten Malang memiliki Jalan Kelok 7 yang berada dalam rangkaian JLS (Jalan Lintas Selatan) dengan pemandangan alam yang luar biasa indah dengan view Pantai Modangan. Tentunya, potensi ini harus dikembangkan dengan memohon pengelolaan lahan pemerintah pusat dan mengamankan area strategi dalam menata di sepanjang Jalan Kelok 7 dengan memiliki tata ruang yang cukup bagus tanpa menghilangkan keindahan alam sebagai pesona dan potensi pariwisata yang bisa dijual di luar,” tuturnya.

Titik kunjungan berikutnya yakni lokasi kekeringan Desa Tulungrejo, Kecamatan Donomulyo untuk melihat siaran langsung atas informasi baik yang disampaikan kepala desa melalui surat dan laporan dari dinas terkait berkurangnya debit air dari sumber air Umbul Sengkaring Desa Tulungrejo. Problematika yang menurut BPBD Provinsi Jawa Timur tidak hanya terjadi di sumber air Tulungrejo saja ini, namun hampir semua mata air debit yang dikeluarkan semuanya sedang mengalami penurunan akibat siklus cuaca.

”Pemerintah Kabupaten Malang sudah melakukan kajian dengan berkolaborasi dengan perguruan tinggi untuk mencarikan solusi secara teknis penyebab dan jalan keluar dari penurunan debit sumber air ini karena menjadi bagian pendukung sumber dari hajat seluruh warga masyarakat desa Tulungrejo. Salah satunya, yang dilakukan Pemkab Malang dengan dropping air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat. Sedangkan, untuk solusi lahan pertanian yakni meminta petani untuk bersabar menunggu akhir Oktober dengan berharap datangnya musim hujan karena hampir 240 hektar bergantung pada sumber air ini,” ujarnya.

Di titik terakhir kunjungan yakni ke Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, untuk meninjau kondisi proses dari tahapan-tahapan pengerjaan awal perbaikan ruas Jalan Gondanglegi menuju Pantai Balekambang sebelum memasuki pengerjaan utama atau inti. Titik lokasi kunjungan yakni tak jauh dari Jembatan Sumber Bahagia, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Sekedar diketahui, kali ini juga dilaksanakan berkas Renfoi Akta Tanah bagi masyarakat Desa Srigonco yang terdampak pelebaran jalan yang kini naik status sebagai jalan nasional.

Proyek Strategis Nasional ini langsung dikerjakan Kementerian PUPR Republik Indonesia dengan anggaran senilai Rp 360 miliar. Sesuai rencana, luas jalan yang diperbaiki ini sepanjang 31 kilometer dengan lebar seluas 13 meter meliputi badan jalan seluas 7 meter, bahu jalan kanan kiri masing-masing dua meter, dan drainase kanan kiri masing-masing satu meter. Proyek jalan ini targetnya selesai pada tahun 2026.

Dikatakan, untuk pembebasan lahan ganti untung kepada masyarakat yang tanahnya terkena proyek ini sudah berproses dan dilakukan langsung oleh BPN yang dibantu oleh Camat dan kepala desa. Hari ini juga dilakukan pemotongan pohon. Minggu depan peralatan pembangunan akan mulai berdatangan sehingga Minggu berikutnya juga akan dimulai ada kegiatan-kegiatan kecil sebagai pra dimulainya pembangunan.

“Lot A dari pertigaan Gondanglegi ke Wonokerto. Lot B dari pertigaan Wonokerto ke perempatan Balekambang. Dalam 10 hari ke depan sudah dimulai pengerjaan pembangunan dari Proyek Strategis Nasional yang secara keseluruhan dilaksanakan oleh pemerintah pusat. Tugas Pemerintah Daerah Kabupaten Malang adalah memfasilitasi, dan mengedukasi kepada warga masyarakat yang dimungkinkan keberatan tanahnya dipergunakan untuk pelebaran jalan ini. Pertengahan bulan ini akan dikerjakan,” kata Plt. Bupati Malang. ala, ins

Pos terkait