
SAMPANG (wartadigital.id) – Tak hanya dari kelompok mahasiswa dengan menggelar demo, Forum Umat Islam Bersatu Madura ( FUIBM) juga mendatangi kantor DPRD Sampang, Senin (11/4/2022). Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan dari masyarakat Madura terkait penolakan wacana perpanjangan jabatan presiden dan penundaan pemilu 2024.
Dalam pertemuan itu Perwakilan FUIBM KH Jakfar Shodig mengatakan melihat perkembangan di Tanah Air pihaknya ikut turun karena menganggap saat ini situasinya sangat mendesak untuk bersikap. Karena itu bersama ratusan santri dan kiai serta ulama dan habaib memilih menyampaikan aspirasinya ke DPRD Sampang. “Ada 12 tuntutan yang kami sampaikan melalui DPRD Sampang. Kami ingin agar tuntutan kami ini dikawal dan disampaikan ke DPR RI, MPR RI dan DPD RI Jakarta,” katanya.
Beberapa perwakilan kiai dan ulama meminta berdialog secara langsung dengan para anggota DPRD Sampang untuk menyampaikan tuntutan dan aspirasi dari masyarakat Madura. Keinginan itu terealisasi. Ketua DPRD Sampang bersama sejumlah anggota dewan ikut menemui dan mendengarkan aspirasi FUIBM.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua DPRD Sampang Fadol mengatakan bahwa pihaknya mendengar apa yang menjadi aspirasi dari FUIBM. “Dan apa yang diaspirasikan itu sejalan dengan angan-angan kami. Untuk itu dalam waktu dekat, surat ini akan kami bawa ke Senayan dengan didampingi perwakilan kiai yang ditunjuk,” kata Fadol. jok