Bupati Bangkalan Tanam Kelapa, Program Ditargetkan Capai 100 Hektare

Bupati Bangkalan menanam bibit kelapa

BANGKALAN (wartadigital.id) – Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama kelompok tani Kampung Kencat, Kelurahan Bancaran, melaksanakan penanaman bibit kelapa secara bersama, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengembangan komoditas kelapa yang ditargetkan mencakup lahan seluas 100 hektare di sejumlah wilayah Kabupaten Bangkalan.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Bangkalan CHK Karyadinata mengatakan, tahap awal penanaman dilakukan di lahan seluas satu hektare di Kelurahan Bancaran.

Penanaman secara lebih luas masih menunggu kondisi cuaca yang dinilai belum mendukung.

“Target penanaman sebenarnya mencapai 100 hektare yang akan dilaksanakan di Desa Maneron Kecamatan Sepulu, Desa Katol Barat Kecamatan Geger, Desa Bragang Kecamatan Klampis, Desa Tagungguh Kecamatan Tanjung Bumi dan Kelurahan Bancaran Kecamatan Bangkalan. Masing-masing lokasi seluas 20 hektare,” katanya.

Menurutnya, kondisi anomali cuaca El Niño menjadi salah satu pertimbangan penundaan penanaman di lahan yang lebih luas.

Karena itu, untuk sementara penanaman baru dilakukan di lahan satu hektare di Kelurahan Bancaran.

“Namun karena masih ada anomali cuaca El Niño, sementara penanaman dilakukan di lahan seluas satu hektare di Kelurahan Bancaran,” lanjut Karyadinata.

Untuk mendukung program tersebut, DPPKP Bangkalan telah menyiapkan sekitar 11 ribu bibit kelapa jenis kelapa dalam serta 33 ton pupuk.

Penanaman di seluruh lahan yang telah ditargetkan akan dilanjutkan setelah memasuki musim hujan.

“Penanaman akan kami lanjutkan ketika memasuki musim hujan. Insyaallah sekitar November nanti penanaman pada lahan 100 hektare bisa dituntaskan,” ujarnya.

Karyadinata menjelaskan, jenis kelapa dalam dipilih karena memiliki usia produktif yang relatif panjang. Pohon kelapa tersebut dapat bertahan hingga sekitar 50 tahun dan mulai berbuah pada usia tanam sekitar lima hingga enam tahun.

Produktivitasnya diperkirakan mencapai sekitar 80 buah per pohon setiap tahun.

Sementara itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengapresiasi program pengembangan komoditas kelapa tersebut.

Menurutnya, Kabupaten Bangkalan memiliki potensi cukup besar untuk mengembangkan budidaya kelapa sebagai salah satu komoditas pertanian yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Jika budidaya ini berhasil, maka akan ada perputaran ekonomi baru dari sektor pertanian melalui komoditas kelapa. Jika harga kelapa sekitar Rp5.000 per buah dan setiap pohon mampu menghasilkan 70 sampai 80 buah per tahun, dengan pengembangan lahan hingga 100 hektare tentu potensi ekonominya cukup besar,” ujar Lukman. mra, bal

Pos terkait