wartadigital.id
Headline Malang Raya

Bupati Malang Salurkan Bantuan Sosial Anak Yatim Piatu di Singosari, Karangploso, Dau dan Wagir

Bupati Malang saat menyampaikan penyaluran bantuan kepada yatim dan piatu.

 

MALANG (wartadigital.id) – Penyaluran Bantuan Sosial Anak Yatim Piatu Tahun 2024 Kabupaten Malang oleh Bupati Malang Drs HM Sanusi MM memasuki hari terakhir dan kali ini dilaksanakan di empat kecamatan.

Bupati Malang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang secara simbolis menyalurkan masing-masing di Pendopo Kecamatan Singosari, Pendopo Kecamatan Karangploso, Kecamatan Dau dan Kecamatan Wagir, Senin (1/4/2024).

Rincian bantuan tiap penerima masing-masing mendapat bantuan sosial uang tunai Rp 1 juta dengan jumlah penerima terinci 11 anak (Kecamatan Singosari), 10 anak (Kecamatan Lawang), 99 anak (Kecamatan Karangploso) serta 51 anak (Kecamatan Dau) dan 55 anak (Kecamatan Wagir).

“Hari ini kita salurkan secara simbolis di 4 kecamatan yakni Singosari, Karangploso, Dau dan Wagir. Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan dan perhatian kepada anak-anak yatim di Kabupaten Malang. Melalui penyaluran bantuan sosial ini, kami berharap dapat memberikan sedikit keceriaan dan harapan bagi mereka,” ujar Bupati Sanusi.

Bupati Malang menyampaikan penyaluran bantuan kepada yatim dan piatu adalah salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. Utamanya kepada mereka yang membutuhkan. Adapun kolaborasi ini, merupakan bukti nyata dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten Malang dengan stakeholders terkait dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan kebahagiaan dan harapan baru bagi saudara-saudara  yang kurang beruntung. Anak-anak yatim piatu penerima bantuan sosial ini merasa senang karena mendapat bantuan senilai Rp 1 juta tunai, tidak ada potongan yang saat ini disalurkan oleh PT Pos Indonesia.

Bupati Sanusi juga meminta para penerima dan pengasuh untuk bisa dicek sendiri isi masing-masing amplop yang diterimanya, agar bisa melihat langsung isi uang tunai di dalamnya. Jika ada yang kosong bisa minta langsung ke PT Pos Indonesia.

”Santunan ini untuk kepentingan anak-anak, sehingga pada Lebaran tahun ini mereka memiliki uang saku. Mudah-mudahan ada manfaatnya, terutama untuk kepentingan pendidikan. Jika tidak ingin uangnya berkurang, ya ditabung saja. Bapak ibu para pendamping, anak-anak ini sekolahkan yang pintar ya. Mereka wajib menuntut ilmu, karena hal ini menjadi modal kebahagiaan di masa depan,” tutur Bupati Malang. ala, ins

Related posts

Pertamina Tuntaskan 9 Milestone, Proyek Pengembangan Kilang Balikpapan Lampaui Target

redaksiWD

GOW Sidoarjo dan Pengurus Berbagi Kasih dengan  Anak Yatim

Tayang Hari Ini, Film Dirty Vote Tentang Kecurangan Pemilu Langsung Jadi Trending Topic

redaksiWD