Diduga Mantan Kapolri, Jenderal Bintang 4 Inisial L Sempat Diamankan Lalu Dilepas

Dokumentasi mantan Kapolri Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo saat bersama mantan Presiden Jokowi.

JAKARTA (wartadigital.id) – Kabar mengejutkan beredar dari internal Mabes Polri. Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri bersama satuan khusus, termasuk unsur Brimob, diamankan sejumlah perwira tinggi, Selasa (3/11/2026). Salah satunya adalah jenderal bintang empat (Jenderal Polisi) berinisial L yang kini menjabat di posisi sipil pemerintahan. Ia kemudian dilepas setelah menjalani pemeriksaan.

Sumber internal yang dikutip berbagai media menyebut jenderal bintang empat tersebut adalah Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mantan Kapolri yang saat ini menjabat Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) atau Kepala Staf Kepresidenan. Ia masih berstatus aktif di Polri dan menyandang pangkat jenderal sejak 27 Januari 2021. Listyo digantikan sebagai Kapolri oleh Jenderal Suyudi Ario Seto pada 1 Oktober 2026, kemudian diangkat Presiden Prabowo Subianto ke posisi KSP.

Bacaan Lainnya

Menurut informasi yang beredar, pengamanan dilakukan secara senyap. Para perwira dibawa untuk pemeriksaan di Divpropam, sebagian sempat diamankan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Selain Listyo, disebut ada beberapa jenderal bintang tiga (Komjen) dan perwira lain yang turut diperiksa. Sumber menyebutkan Listyo sudah dilepas, sementara proses terhadap yang lain masih berlanjut.

Materi pemeriksaan disebut terkait persoalan sensitif yang menyangkut stabilitas internal Polri di masa transisi kepemimpinan baru. Beberapa laporan menyebut dugaan terkait kebocoran kerahasiaan negara atau isu penyadapan. Salah satu situs bahkan secara spesifik menyebut dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang melibatkan Listyo bersama beberapa perwira lain (antara lain Irjen Ahrie Sonta dan Irjen Eko Hadi Santoso). Laporan lain mengaitkannya dengan dugaan pengerahan massa di Yogyakarta.

Hingga sore hari, belum ada klarifikasi resmi lengkap dari Mabes Polri. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengakui adanya pembicaraan di kalangan wartawan dan berjanji akan menyampaikan informasi, namun belum merinci identitas maupun materi pemeriksaan. Saat ditanya soal isu penyadapan atau pengerahan massa, responsnya lebih mengarah pada evaluasi pengamanan dan pelayanan pasca-tugas.

Kejadian ini terjadi tepat sebulan setelah pelantikan Kapolri baru Jenderal Suyudi Ario Seto, yang menekankan konsolidasi internal dan pemulihan kepercayaan publik.

Jenderal Bintang 4 Aktif di Polri

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Polri, terdapat tiga jenderal bintang empat (Jenderal Polisi) yang masih aktif secara bersamaan. Biasanya hanya Kapolri yang menyandang pangkat tersebut. Berikut daftarnya per November 2026:

  1. Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Jabatan: Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Alumni Akpol 1991. Menjabat Kapolri sejak 27 Januari 2021 hingga 1 Oktober 2026. Masih aktif di Polri hingga batas usia pensiun sekitar 2027.

 

  1. Jenderal Suyudi Ario Seto

Jabatan: Kapolri (dilantik 1 Oktober 2026).

Alumni Akpol 1994. Sebelumnya menjabat Kepala BNN.

 

  1. Jenderal Dedi Prasetyo

Jabatan: Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).

Alumni Akpol 1990. Mantan Wakapolri, dinaikkan menjadi jenderal pada 1 Oktober 2026.

 

Pos terkait