
JAKARTA (wartadigital.id) – Muhammad Zainul Majdi atau yang lebih dikenal dengan Tuan Guru Bajang (TGB) menjadi Wakil Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia (BSI) mendampingi Adiwarman Azwar Karim sebagai Komisaris Utama yang merangkap Komisaris Independen BSI.
Pengangkatan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat sebagai Wakil Komisaris Utama tertuang dalam hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Syariah Indonesia (BSI) pada 24 Agustus 2021.
“BSI berharap kehadiran Bang Adi dan TGB banyak berkontribusi untuk umat dan bangsa khususnya perjuangan ekonomi syariah,” kata Komisaris Independen BSI M Arief Rosyid Hasan, Selasa (24/8/2021).
TGB lahir di Selong Lombok Timur NTB pada 31 Mei 1972. Dia pernah menjabat sebagai Gubernur NTB selama 2 periode sejak 2008 hingga 2018. Sebelum menjabat sebagai Gubernur NTB, TGB merupakan anggota DPR RI pada 2004. Kala itu, dia membidangi Komisi X yang menangani isu pendidikan, pemuda olahraga, dan kebudayaan.
Dalam perjalanan politiknya, TGB pernah menjadi anggota aktif Partai Demokrat, namun pindah ke Partai Golkar pada Desember 2019.
Di tahun yang sama itu, TGB juga masuk dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf. Dalam sebuah wawancara, TGB mengatakan dukungan kepada Jokowi sudah dimulai sejak 2017, jauh sebelum kampanye Pilpres 2019 dimulai.
Sebelum mendukung Jokowi, TGB sebenarnya lebih dulu mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Namun, suaranya diberikan ke Jokowi lantaran menurut dia perhatian Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla waktu itu sangat kuat untuk pembangunan NTB.
Bukan rahasia lagi jika selama ini TGB dikenal sangat mendukung semua kebijakan Presiden Joko Widodo. Bahkan ia kerap tampil datang membela saat kritikan mengarah pada orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Yang paling anyar, TGB datang membela saat cuitan media sosial Presiden Joko Widodo membahas ‘muazin’ saat Idul Adha. Sementara Salat Idul Adha, tidak ada azan. Namun TGB datang membela saat itu.
Jauh sebelum itu, TGB juga beberapa kali datang membela Presiden Joko Widodo. Termasuk saat Joko Widodo-Ma’ruf Amin menang dalam Pilpres 2019. Saat kemenangan Jokowi menuai banyak kritikan bahkan hinaan, TGB juga paling depan untuk memebela. Hal itu ia sampaikan lewat akun instagram dan facebooknya.
Sikap yang sama juga dilakukan TGB saat Joko Widodo dituding menggunakan earpiece atau alat bantu komunikasi saat debat kedua Pemilihan Presiden 2019. TGB menjadi salah satu yang membantah tudingan tersebut.
Putera ketiga dari pasangan HM Djalaluddin SH dan Hj Rauhun Zainuddin Abdul Madjid ini juga pernah menjadi benteng saat isu kriminalisasi ulama mencuat, juga pada 2019 silam. Saat itu, menurut Tuan Guru Bajang, isu kriminalisasi hanya digunakan oleh lawan politik Jokowi.
Pada 17 Juli 2019, TGB mendapat penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden Joko Widodo. Pemberian tanda kehormatan tersebut diberikan melalui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu, 17 Juli 2019.
Penghargaan tersebut merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan presiden kepada kepala daerah atau mantan kepala daerah yang telah berhasil, dalam pengelolaan manajemen pemerintahan. Selama menjadi Gubernur NTB 2008-2018, TGB dinilai berhasil mengelola dan membangun NTB. set, viv
Berikut Jajaran Komisaris BSI yang Baru:
Komut/Komisaris Independen: Adiwarman Azwar Karim
Wakomut: Muhammad Zainul Majdi (TGB)
Komisaris: Suyanto
Komisaris: Masduki Baidlowi
Komisaris: Imam Sarjito
Komisaris: Sutanto
Komisaris Independen: Bangun Sarwito Kusmuljono
Komisaris Independen: M Arief Rosyid Hasan
Komisaris Independen: Komaruddin Hidayat