
BANGKALAN (wartadigital.id) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangkalan melakukan monitoring program ketahanan pangan di BUMDes Muda Berkarya, Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan Senin (11/5/2026).
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan bersama Bakorwil Pamekasan guna memastikan keberlanjutan program ketahanan pangan yang dikelola unit-unit Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Kepala Dinas PMD Kabupaten Bangkalan melalui Kabid Pemberdayaan Desa, Erick, menyampaikan apresiasi terhadap keseriusan pengelolaan BUMDes di Desa Soket Laok yang dinilai berhasil menjadi penggerak ekonomi desa.
“Tentunya sangat membanggakan dan kami memberikan apresiasi kepada BUMDes Desa Soket Laok. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus BUMDes dan Kepala Desa Soket Laok yang sudah serius mengelola BUMDes-nya,” ujarnya.
Menurut Erick, keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Bangkalan dalam mengembangkan potensi ekonomi desa melalui pengelolaan BUMDes yang profesional dan berkelanjutan.
“Semoga ini menjadi percontohan bagi teman-teman desa lainnya. Kalau ada niat dan keseriusan dalam mengelola BUMDes, insyaallah hasilnya akan baik, bisa menambah PADes, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam monitoring tersebut, DPMD melihat langsung unit usaha peternakan ayam petelur yang dikelola BUMDes Muda Berkarya. Saat ini, unit usaha tersebut mampu menghasilkan sekitar 87 kilogram telur ayam setiap hari.
Produksi tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi BUMDes dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
DPMD Bangkalan berharap program-program pemberdayaan ekonomi berbasis desa seperti yang dilakukan BUMDes Muda Berkarya dapat terus berkembang dan menciptakan kemandirian ekonomi desa di berbagai wilayah Kabupaten Bangkalan. mda, bal





