Gubernur Khofifah Hadiri Haflatul Imtihan Ponpes Putri Nurul Cholil Bangkalan

Kehadiran Gubernur Khofifah disambut hangat oleh pengasuh dan keluarga besar pondok pesantren.

BANGKALAN (wartadigital.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi peran strategis pondok pesantren dalam membekali ilmu agama sekaligus membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Haflatul Imtihan Pondok Pesantren Putri Nurul Cholil Demangan Barat, Kabupaten Bangkalan, Minggu (1/2/2026).

Bacaan Lainnya

Kehadiran Gubernur Khofifah disambut hangat oleh pengasuh dan keluarga besar pondok pesantren, ratusan santriwati, serta para wali santri yang memadati halaman pesantren tempat prosesi wisuda berlangsung. Para santriwati tampak berjejer rapi untuk bersalaman dengan Gubernur Khofifah sebagai bentuk takzim sekaligus ungkapan kebahagiaan atas momentum kelulusan.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh para santriwati selama menimba ilmu di Pondok Pesantren Putri Nurul Cholil memiliki keistimewaan tersendiri karena sanad keilmuannya  bersambung langsung dengan keilmuan Syaikhona Kholil Bangkalan, ulama besar yang menjadi poros keilmuan pesantren di Indonesia.  “Ilmu yang langsung dari Syaikhona Kholil Bangkalan ini, Insya Allah terang sanad  keilmuannya dan manfaat barokah,” ujarnya.

Khofifah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU itu berharap keberkahan ilmu yang diperoleh para santriwati tidak hanya bermanfaat secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan kemaslahatan bagi masyarakat luas, bangsa, dan negara, khususnya di Jatim.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan Wisuda Tahfidzil Qur’an bagi santriwati penghafal Al-Qur’an. Gubernur Khofifah secara khusus mengikuti prosesi tersebut serta menyampaikan ucapan selamat dan doa kepada para hafidzah.

“Kita semua tentu berharap punya putra putri sholeh sholehah apalagi hafidz hafidzoh yang nantinya bisa mengantarkan keluarganya ke Surganya Allah SWT,” ungkapnya.

Sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang, Khofifah juga memberikan uang saku untuk tambahan beli kitab  masing-masing sebesar Rp 500 ribu kepada 20 santriwati terpilih. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat sekaligus penunjang dalam memperdalam pendidikan. sir

Pos terkait