Hadiri Wisuda Purna Siswa SMAN 4 Sidoarjo, Gus Muhdlor Beri Tips Sukses

Wisuda Purna Siswa SMAN 4 Sidoarjo langsung dihadiri Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor Ali SIP yang merupakan alumni sekolah tersebut, Sabtu (6/5/2023).

 

SIDOARJO (wartadigital.id) – Sempat berhenti dua tahun karena Pandemi Covid 19, SMAN 4 Sidoarjo kembali mengadakan acara Wisuda Purna Siswa SMAN 4 Sidoarjo yang langsung dihadiri Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor Ali SIP yang merupakan alumni sekolah tersebut. Sebanyak 433 siswa mengikuti acara wisuda dan mendapatkan tips meraih sukses ala Gus Muhdlor.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Gus Muhdlor mengatakan merasa bangga menjadi bagian dari sekolah tersebut. Dia mengucapkan selamat kepada peserta didik yang telah melewati fase awal kehidupan dan  sebentar lagi melewati fase-fase kritis.

“Dimana lulus SMA meneruskan waktu kuliah adalah waktu terbaik, ” kata Gus Mudhlor saat mengadiri acara Wisuda Purna Siswa SMAN 4 Sidoarjo tahun ajaran 2022/2023 angkatan ke-29 di Gedung Serbaguna SMAN 4 Sidoarjo, Sabtu (6/5/2023).

Para siswa yang wisuda hari ini, sambung Gus Mudhlor telah melewati fase awal kehidupan dan akan melanjutkan jenjang kuliah, memastikan bahwa waktu kuliah setelah SMA berhasil sama dengan keberhasilan.

Berdasarkan riset dari salah satu Profesor John Hart bahwa 40 persen kesuksesan atau keberhasilan ini ditentukan oleh besarnya effort (upaya/usaha) masing-masing siswa. Sebanyak 30 persen ditentukan oleh guru atau orangtua yang mendidik di lingkungan. Sebanyak 7 persen disebabkan oleh lingkungan pendidikan. Sebanyak 7 persen oleh temannya dan 7 persen karena sekolahnya.

“Oleh karena itu, penting bahwa besok ketika sudah merangkak naik ke jenjang kuliah diharapkan 40 persen tergantung dari diri kita semua, effort kalian semua. Ingat 49 persen ditentukan oleh diri kita sendiri. Sedangkan 30 persen karena guru, 7 persen karena lingkungan, sekolah, pergaulan. Ini yang harus kita tata untuk menentukan masa depan lebih baik,” kata Gus Muhdlor.

Lebih lanjut, Bupati Gus Muhdlor mengatakan bahwa menjadi keluarga besar SMAN 4 Sidoarjo jangan merasa inferior. Buktinya nyata bahwa lulusan dari SMAN 4 Sidoarjo kini menjadi Bupati Sidoarjo.

“Berdiri di sini rasanya bernostalgia kembali lagi , serta jangan merasa malu dan selalu percaya diri bahwa ada alumni SMAN 4 bisa menjadi tokoh penting di Kabupaten Sidoarjo.  Saya yakin kalian lebih potensial ke depan dan alumni siswa SMAN 4 Sidoarjo ini saya harapkan bisa guyub rukun dan bisa saling berkolaborasi satu sama lain,”ucapnya.

Gus Muhdlor juga meminta para lulusan untuk menjaga nama baik almamater serta menjalin networking/jaringan yang luas untuk dapat berkembang dan bisa survive. Disampaikannya untuk bisa hidup survive ditentukan networking. Dan ia berharap lulusan ini bisa mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara serta beragama di Kabupaten Sidoarjo. Serta memberikan warna yang baik sebagai generasi emas saat ini.

Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 4 Sidoarjo Imam Djawahir  berpesan kepada para wisudawan untuk menjaga akhlak mulia. Selain itu ia meminta interaksi sosial alumni seperti ini tidak boleh lemah. Harus dapat berteman dengan banyak orang atau berkolaborasi dan menjalin networking.  Tidak  bekerja sendiri karena menurutnya zamannya sudah berbeda.  “Akhlak mulia inilah yang harus terus dilanjutkan bagi peserta didik ini biar tidak lupa, karena akhlak mulia ini yang akan membawa dampak positif bagi masa depan anak-anak sendiri ” jelasnya.

Dikatakannya bahwa lulus bukanlah tanda selesai belajar. Tetapi harus terus belajar dan belajar terutama belajar berkolaborasi , bekerjasama dan berkomunikasi dengan siapapun. Disampaikannya untuk wisudawan angkatan ke- 27 tahun ini ada sebanyak 433 siswa. Sedangkan 106 siswa diterima di Perguruan Tinggi Negeri.

“Siswa-siswi SMAN 4 Sidoarjo yang eligible pada 2023 sebanyak 173 siswa atau 40 persen dari 433 siswa. Dari 173 siswa tersebut berhasil diterima PTN jalur SNBP sebanyak 106 siswa. Sedangkan yang berminat untuk melanjutkan di Poltekes sebanyak 26 orang, dan Alhamdulillah yang diterima sebanyak 19 siswa,” sampainya. sis