Haru Bahagia, Ucap Syukur dalam Momen Pelepasan 1.083 ASN Purna Tugas di Nganjuk

Bagi para PNS purna tugas, peristiwa ini menjadi babak baru dalam kehidupan, setelah puluhan tahun setia mengabdi

NGANJUK (wartadigital.id) – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti acara pelepasan purna tugas 1.083 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Nganjuk periode 2023–2024 yang digelar di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Jumat (25/9/2025).

Bagi para PNS yang memasuki masa pensiun, momen ini menjadi titik balik setelah puluhan tahun mengabdikan diri di berbagai instansi pemerintah.

Bacaan Lainnya

Sejumlah PNS yang hadir tak bisa menyembunyikan rasa bangga karena telah menyelesaikan pengabdian mereka untuk bangsa dan daerah. Meski begitu, banyak di antara mereka yang mengaku tetap ingin terus berkontribusi di tengah masyarakat dengan cara yang berbeda.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi yang telah diberikan.

“Purna tugas bukan akhir dari pengabdian. Justru di masa inilah bapak dan ibu bisa lebih banyak berbagi pengalaman, memberi inspirasi, dan tetap berperan di masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas loyalitas dan kerja keras yang telah dilakukan selama puluhan tahun,” ujarnya.

Salah satu PNS purna tugas, Ginok Mariyatin (59), yang telah mengabdi di Kecamatan Gondang selama lebih dari 25 tahun, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya.

“Kami bangga bisa menuntaskan tugas dengan baik. Meski sudah pensiun, kami ingin tetap aktif di lingkungan, baik lewat kegiatan sosial maupun pembinaan generasi muda,” ucapnya.

Acara pelepasan purna tugas ini tidak hanya diisi dengan seremonial, tetapi juga beragam kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat, seperti senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar pangan murah, hingga ceramah kesehatan. Kegiatan tersebut mencerminkan momen ini bukan hanya untuk melepas pengabdian, tetapi juga merangkul masyarakat dalam kebersamaan.

Bagi para PNS purna tugas, peristiwa ini menjadi babak baru dalam kehidupan. Setelah puluhan tahun setia mengabdi, kini mereka membawa harapan baru untuk tetap menjadi bagian dari pembangunan, meski dengan cara yang lebih sederhana dan dekat dengan masyarakat. juk

Pos terkait