Hasto Siap Kirimkan Kader PDIP untuk Isi Menkominfo, Pengamat Sindir Barang Bukti Harus Segera Dimusnahkan

Hasto Kristiyanto

 

JAKARTA (wartadigital.id) – Dugaan korupsi BTS 4G kian menarik perhatian publik. Itu setelah Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan partainya siap mengirimkan kader untuk mengisi posisi Johnny G Plate yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut.
Pengamat Kebijakan Publik Gigin Praginanto mengomentari pernyataan Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto yang mengatakan partainya siap mengirimkan kader untuk mengisi posisi Johnny G Plate.

Bacaan Lainnya

Gigin menduga alasan Hasto mengatakan hal tersebut karena barang bukti kasus korupsi BTS harus segera dimusnahkan. Tujuannya agar bukti-bukti yang berkaitan dengan partai atau kader partai berlogo banteng tersebut tetap aman. “Barang bukti harus segera dimusnahkan supaya banteng tetap aman,” ujar Gigin dikutip dari akun Twitter pribadi, Rabu (24/5/2023).

Seperti diketahui, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate terlibat dalam dugaan korupsi penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung 1, 2, 3, 4, dan 5 Bakti Kementerian Kominfo tahun 2020-2022.

Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan Plate sebagai tersangka usai pemeriksaan yang ketiga di Gedung Bundar Kejagung Jakarta, Rabu (17/5/2023). Akibat kasus dugaan korupsi ini, kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp 8, 3 triliun. Dengan meningkatnya status Plate menjadi tersangka menambah daftar menteri yang menjadi tersangka korupsi seperti Juliari Batubara, Edhy Prabowo, dan lainnya.

Setelah ditetapkannya Jhonny G Plate sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejagung, kini tersebar sejumlah nama seperti Sakti Wahyu Trenggono, Suami Puan Maharani, Happy Hapsoro, anaknya Mensesneg Pratikno bahkan Sekjen PDIP Hasto Kristianto ditengarai juga terkait dalam proyek tersebut,

Terkait posisi Plate yang kini diisi oleh Plt Menkominfo Mahfud MD, Hasto mengatakan partainya siap mengirimkan kadernya seandainya diminta. “Sekiranya diminta, tentu saja partai memiliki kader-kader yang potensial mengisi jabatan tersebut,” ucap Hasto di Gedung Lemhannas RI Jakarta, Sabtu (20/5/2023), mengutip Antara.

Namun, Hasto menghormati langkah Presiden Jokowi menunjuk Mahfud MD sebagai pelaksana tugas untuk mengisi posisi Plate sementara waktu. new, wor