IPC TPK Palembang Jalin Sinergi dengan Stakeholder

IPC TPK Area Palembang melakukan penandatanganan SLA, SLG dan Berthing Windows dengan seluruh perusahaan pelayaran yang menangani petikemas di Palembang.

SURABAYA (wartadigital.id) – IPC Terminal Petikemas/IPC TPK menjalin sinergi dengan stakeholder sebagai upaya memberikan kepastian sandar dan pelayanan bongkar muat petikemas yang optimal. Kolaborasi dilakukan antara IPC TPK Area Palembang dengan 7 perusahaan pelayaran dan Pelindo Regional 2 Palembang melalui pendatanganan kesepakatan bersama sebagai bentuk komitmen memastikan kelancaran arus petikemas di Pelabuhan Palembang.

Corporate Secretary IPC TPK Pramestie Wulandary menjelaskan bahwa aktivitas bongkar muat di Pelabuhan melibatkan banyak pemangku kepentingan. “Setiap stakeholder memiliki peran dalam mendukung kelancaran arus barang dan kinerja bongkar muat petikemas. Kolaborasi adalah salah satu strategi IPC TPK dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (2/9/2024).

Bacaan Lainnya

IPC TPK Area Palembang melakukan penandatangan Service Level Agreement (SLA), Service Level Guarantee (SLG) dan Berthing Windows dengan seluruh perusahaan pelayaran yang menangani petikemas di Palembang.

Penandatanganan ini dilakukan oleh Manager IPC TPK Area Palembang, Manager Komersial Pelindo Regional 2 Palembang serta 7 perusahaan pelayaran di antaranya Samudera Agencies Indonesia, Bintika Bangunusa, Pelayaran Sukses Sindo Damai, Indonesia Fortune Lloyd, Lautan Jaya Manggala, Jayabersama Makmur Line dan Temas Shipping.

“Komitmen bersama dengan IPC TPK hari ini adalah langkah menyamakan visi misi dalam memastikan kapal dan barang dilayani dengan cepat. Harapan ke depannya kecepatan pelayanan dapat mempersingkat waktu kapal sandar di Pelabuhan dan mengurangi biaya logistik. Apresiasi atas inisiatif IPC TPK ini,” ujar  General Manager Samudera Indonesia Palembang Iwan Simangunsong.

Pada Juli 2024 IPC TPK Area Palembang melayani arus bongkar muat petikemas sebesar 10.295 Teus meningkat 1,08 % dibanding realisasi Juli 2023. Angka petikemas impor dan petikemas ekspor meningkat untuk beberapa komoditas seperti wood product, palm oil, pupuk, bahan kimia, equipment dan general cargo. hdi

Pos terkait