Megawati Soroti Pilkada Jateng: Terjadi Pembungkaman di Luar Batas Kepatutan 

Istimewa
Megawati Soekarnoputri

JAKARTA (wartadigital.id) – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku sangat mengenal baik Jawa Tengah, sebagai persemaian gagasan nasionalisme dan patriotisme. Tak hanya dikenal sebagai ‘Kandang Banteng’, Jawa Tengah juga pernah mengantarkan Megawati sebagai anggota DPR RI sebanyak tiga kali.

Megawati pun melihat energi pergerakan rakyat, simpatisan, dan kader yang militan dan seharusnya tidak akan terkalahkan jika pilkada dilakukan secara fair, jujur, dan berkeadilan. Namun, dalam situasi ketika segala sesuatu bisa dimobilisasi oleh kekuasaan, maka yang terjadi adalah pembungkaman.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Megawati menyikapi Pilkada serentak 2024 khususnya di Jawa Tengah melalui tayangan video yang dibagikan pada Rabu (27/11/2024) malam. “Apa yang terjadi saat ini sudah di luar batas-batas kepatutan etika, moral dan hati nurani,” kata Megawati.

Untuk diketahui, PDIP mengusung pasangan calon gubernur dan calon gubernur Jawa Tengah, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi alias Hendi di Pilgub Jawa Tengah 2024. Namun, berdasarkan hitung cepat atau quick count, Andika-Hendi kalah dari pasangan Ahmad Lutfi-Taj Yasin.

Salah satu lembaga survei yang mencuplik kemenangan itu adalah Charta Politika. Dari 100 persen suara yang masuk, Andika-Hendrar Prihadi meraup 41,56 persen sedangkan Ahmad Lutfi-Taj Yasin mengantongi suara 58,44 persen.

Melihat seluruh fenomena yang terjadi di Pilgub Jawa Tengah, Megawati menyerukan kepada seluruh simpatisan, anggota dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan serta seluruh rakyat Indonesia, untuk terus berjuang menyuarakan kebenaran.

Sebab, PDI Perjuangan tidak akan pernah lelah berjuang bagi keadilan dan melawan berbagai bentuk intimidasi kekuasaan. “Ingat, bahwa pilkada seharusnya mencerminkan peningkatan peradaban, etika, moral, hari nurani harus jelas tergambarkan,” ujar Megawati. trb, ins