Menuju Birokrasi Bersih, BPBD Jatim Canangkan Zona Integritas

Penandatanganan Pakta Integritas oleh Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto dan seluruh pejabat struktural serta fungsional di lingkungan BPBD Jatim

SURABAYA (wartadigital.id) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur resmi mencanangkan wilayah kerjanya sebagai zona integritas. Kegiatan ini dilakukan dalam apel pagi yang berlangsung Senin (13/10/2025) di Kantor BPBD Jatim.

Pencanangan zona integritas ini dipimpin oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Organisasi Pemprov Jatim Adina Fibriani serta perwakilan dari Inspektorat Provinsi Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Kalaksa Gatot Soebroto dalam sambutannya menegaskan, pencanangan ini merupakan bentuk komitmen BPBD Jatim dalam membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“BPBD tidak hanya tangguh menghadapi bencana, tapi juga tangguh membangun budaya organisasi yang berintegritas dan bebas dari korupsi, kolusi, serta nepotisme,” kata dia.

Pencanangan ini diawali dengan pembacaan sembilan poin Pakta Integritas yang dipimpin oleh Kalaksa dan diikuti oleh seluruh peserta apel. Pembacaan ini sebagai bentuk komitmen awal seluruh jajaran terhadap nilai-nilai integritas.

Setelah pembacaan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Kalaksa BPBD Jatim dan seluruh pejabat struktural serta fungsional di lingkungan BPBD Jatim. Penandatanganan ini juga melibatkan seluruh pegawai yang hadir.

Menurut Adina Fibriani, pencanangan zona integritas ini merupakan langkah awal menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). “Kami sangat mengapresiasi komitmen BPBD Jatim dalam reformasi birokrasi,” ujarnya.

Dengan pencanangan ini, BPBD Jatim berharap mampu menjadi contoh lembaga yang tidak hanya sigap dalam penanggulangan bencana, namun juga unggul dalam tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat secara maksimal. edt

Pos terkait