Menyiapkan Garda Terdepan, Pengawas dan Fasilitator Lumajang Siap Kawal Pembelajaran Berkualitas

Bimbingan Teknis (Bimtek) yang  digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang beberapa waktu lalu

LUMAJANG (wartadigital.id) – Di balik setiap sekolah yang unggul, ada sosok pengawas dan fasilitator pendidikan yang bekerja tanpa lelah. Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang d digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang beberapa waktu lalu, upaya peningkatan kualitas pembelajaran kini difokuskan pada mereka yang berada di garis depan pendampingan pengawas sekolah dan fasilitator daerah.

Kepala SDN Jenggrong 01, Hada Khoirul Iwan, menjelaskan, kegiatan ini dirancang bukan hanya sebagai sarana transfer ilmu, tetapi sebagai ruang peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mendukung implementasi program secara lebih efektif.

Bacaan Lainnya

“Bagi peserta, Bimtek ini adalah kesempatan strategis untuk menggali strategi efektif dalam mendampingi sekolah dan guru. Mereka bukan hanya menerima materi, tetapi dilatih untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang berdampak langsung di lapangan,” ungkap Hada saat dikonfirmasi, Jumat (25/4/2025).

Sebanyak 19 pengawas sekolah jenjang SD dan 42 fasilitator daerah dari berbagai Koordinator Wilayah (Korwil) pendidikan di Lumajang mengikuti kegiatan ini dengan semangat yang tinggi. Mereka dibekali dengan materi komprehensif tentang kebijakan terbaru dari Kemendikdasmen, implementasi Siklus Peningkatan Pembelajaran (SPP), hingga penyusunan instrumen monitoring dan evaluasi program.

Lebih dari sekadar pelatihan, Bimtek ini menghadirkan sesi berbagi praktik baik yang memperkaya wawasan peserta. Diskusi-diskusi hangat antar pengawas dan fasilitator menjadi titik temu bagi pengalaman dan solusi atas beragam tantangan di dunia pendidikan.

Salah satu pengawas SD di Kecamatan Senduro Hari Sutanto mengungkapkan kesan mendalamnya selama mengikuti kegiatan.

“Bimtek ini sangat membantu kami untuk lebih memahami peran kami dalam program ini. Kami sekarang lebih percaya diri dalam memberikan pendampingan kepada sekolah-sekolah dan menerapkan strategi pembelajaran yang telah diajarkan,” katanya.

Menanam Dampak, Menuai Perubahan

Melalui pelatihan yang menyentuh aspek teknis dan reflektif, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang berharap lahir pengawas dan fasilitator yang tak hanya tangguh secara pengetahuan, tapi juga adaptif terhadap dinamika pendidikan.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat dalam program kemitraan ini diharapkan menciptakan dampak jangka panjang bukan hanya dalam bentuk peningkatan nilai akademik, tetapi juga dalam penguatan karakter, kreativitas, dan kemandirian siswa.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Lumajang tengah bergerak maju, menyasar akar persoalan dengan strategi yang. menyentuh kualitas sumber daya manusianya. Di tengah tantangan dunia yang terus berubah, Lumajang tidak tinggal diam. Dengan pengawas dan fasilitator yang terlatih, harapan akan pendidikan yang lebih baik bukan lagi mimpi, melainkan cita-cita yang sedang diwujudkan. uja, kim