Pastikan Mamin Aman Jelang Idul Fitri, Forkopimda Sidoarjo Sidak Mamin di Delapan Supermarket

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo dr Fenny Apridawati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke delapan supermarket yang ada di wilayah setempat, Selasa (26/3/2024).

 

SIDOARJO (wartadigital.id) – Memasuki hari ke-15 Ramadan 1445 H, Tim Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sidoarjo yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke delapan supermarket yang ada di wilayah setempat. Pemeriksaan makanan dan minuman ini tidak hanya terbatas pada tanggal kadaluwarsa tetapi juga bentuk kemasan makanan dan minuman tersebut.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo dr Fenny Apridawati mengatakan dalam beberapa hari ini,  tim OPD terkait lainnya telah melakukan sidak ke delapan supermarket. “Total ada delapan titik sidak dan sudah beberapa hari tim OPD melakukannya. Kebetulan hari ini sidak terakhir dengan dua titik yaitu supermarket di Ramayana yaitu Robinson dan Supermarket di Lippo Plaza yaitu hypermart, ” jelas Fenny kepada sejumlah awak media usai melakukan sidak di Hypermart Lippo Plaza Sidoarjo, Selasa (26/3/2024).

Mantan Kepala Dinas Kesehatan ini menjelaskan dalam sidak tahun ini, semua produk makanan dan minuman yang dijual sudah dilengkapi dengan label keterangan kadaluwarsa. Namun, hampir di delapan titik sidak ditemukan beberapa kemasan produk makanan dan minuman baik yang terbuat dari kaleng maupun plastik ada sedikit kerusakan. “Kemasan ini penting untuk menjaga kualitas makanan dan minuman yang tersimpan. Jadi kami mengimbau kepada masyarakat untuk teliti sebelum membeli. Selain melihat tanggal kadaluwarsa juga kondisi kemasan apakah rusak atau tidak, ” ungkapnya.

Sedang untuk makanan frozen yang dijual curah, ungkap Fenny, masih ada supermarket yang tidak menempelkan keterangan tanggal kadaluwarsa. Padahal produk tersebut di pada kemasannya sudah dilengkapi keterangan tanggal kadaluwarsa. Untuk itu, pihaknya meminta kepada manajemen supermarket tersebut untuk menempelkan tanggal kadaluwarsa pada kaca frozen food yang dijual secara curah.

“Untuk produk makanan dan minuman impor di Kabupaten Sidoarjo jumlahnya sangat sedikit. Saat kami melakukan sidak, bahkan beberapa supermarket tidak menjual produk impor mamin. Kalaupun ada jumlahnya sangat sedikit dan sudah memenuhi persyaratan seperti yang di perundang-undangkan,” imbuhnya.

Dari kegiatan sidak tersebut, Fenny sangat menyayangkan produk UMKM Sidoarjo masih sangat sedikit yang dijual di supermarket khususnya di Robinson Ramayana dan Hypermart Lippo Plaza Sidoarjo. Untuk itu, pihaknya mengajak pihak manajemen store untuk memfasilitasi produk UMKM Sidoarjo.

“Alhamdulillah untuk Hypermart Lippo plaza ini sudah memfasilitasi produk UMKM dengan sistem konsinyasi dengan pembayaran 15 hari sekali. Ini sangat bagus dan saya harapkan lebih banyak menggandeng produk umkm sidoarjo, ” tandasnya. sis

Pos terkait