
SAMPANG (wartadigital.id) – Tidak hanya berorientasi pada bisnis semata, namun H Toha (65) pemilik Sampang Water Park juga memiliki rasa dan jiwa sosial cukup tinggi. Itu dibuktikan dengan menyediakan ambulans gratis bagi masyarakat Sampang yang membutuhkan, terutama dari keluarga tak mampu.
Sebuah mobil Daihatsu Luxio telah dimodikasi menjadi ambulans yang siap 24 jam untuk melayani warga yang membutuhkan. “Bagi keluarga kurang beruntung warga Sampang dan membutuhkan ambulans, fasilitas ini bisa dipakai,” katanya di kediamannya di Jl Pahlawan Sampang, Selasa (16/8/2022).
H Toha menuturkan, dia hanya ingin berbagi untuk kepentingan masyarakat luas. Apalagi saat ini masih banyak kasus warga kurang mampu kesulitan mendapatkan fasilitas ambulans dari rumah sakit karena terkendala biaya. “Harus ada orang yang peduli dengan kesulitan mereka. Saya salah satu yang tergerak untuk membantu,” katanya.
Dia menganggap apa yang dilakukan sebagai bentuk kepuasan karena bisa peduli dengan sesama. Selain itu dia percaya bantuan ini sebagai amal ibadah pribadi yang tidak pernah putus sepanjang bentuk atau wujud tersebut masih bisa digunakan dan bermanfaat bagi orang lain.
Pengusaha yang juga merupakan putera asli Sampang Madura ini juga bercerita soal progres pembangunan Sampang Water Park. Dia menginginkan Sampang Water Park menjadi 10 besar wisata terbaik nasional di Indonesia, salah satu andalannya adalah kolam renang dengan panjang lintasan 50 meter yang bisa digunakan untuk latihan atlet renang nasional. ” Sudah saatnya kota Sampang dikenal dari segi wisatanya, tidak perlu jauh-jauh keluar Madura,” jelasnya.
H Toha menjelaskan jika Sampang Water Park sudah full beroperasi akan merekrut tenaga kerja dan memberikan multi efek bagi warga Sampang dan ekonomi Pemkab Sampang. “Minimal bisa menekan pengangguran dan bisa memberdayakan ekonomi warga sekitar,” katanya.
H Marnilem SPd selaku Kepala Disporabudpar Sampang mengaku bangga ada putera daerah Sampang yang mau membangun Sampang Water Park hingga menyediakan ambulans gratis terutamanya masyarakat kurang mampu. “Apa yang dilakukan ini sangat perlu diapresiasi,” katanya.
Keberadaan Sampang Water Park meski saat ini masih dalam proses pengerjaan sudah nampak kemegahannya. Dan Marnilem berharap ke depannya ikut membantu pemerintah daerah dalam hal penyerapan tenaga kerja. “Kalau sudah beroperasi juga bisa menjadi penyumbang PAD bagi Kabupaten Sampang. PAD itu salah satunya digunakan untuk membangun daerah,” pungkasnya. jok