
JAKARTA (wartadigital.id) – Kontingen Jawa Timur berjaya di beberapa cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025. Bila sebelumnya kontingen ini sukses sebagai juara umum di cabor renang dan wushu, kali ini disusul panjat tebing dan balap sepeda yang menjadi juara umum Popnas XVII 2025 Jakarta.
Hasil yang dicapai Jatim di cabor panjat tebing menempatkan kontingen ini menjadi juara umum, lantaran atlet panjat tebing putri Jatim berhasil merebut tiga medali emas.
Tiga emas yang diraih oleh Alma Ariella Tsany mengantarkan Jatim meraih juara umum. Peringkat kedua, ditempati pemanjat Jateng 2 emas, 1 perak, 2 perunggu. Disusul DKI Jakarta 2 emas, 2 perunggu.
Pada lomba yang digelar di Arena Panjat Tebing CYES Cibubur, tiga medali emas untuk Jatim diraih Alma di nomor boulder perorangan putri, Team Lead Putri bersama Asifatur Rohma, Myra Azalia Nabila.
Pada hari terakhir, Minggu 9 November, Alma peraih 3 emas PON Aceh-Medan 2024 itu, menambah 1 emas kembali di Nomor Lead Perorangan Putri.
Pelatih Panjat Tebing Jatim Iswara Yogaprana mengakui, untuk Popnas tahun ini kekuatan di atlet putri.
Ia juga mengatakan, sebenarnya atlet putra memilki peluang untuk meraih emas di Nomor Speed Perorangan atas nama Hammam Fadhlurtahman, sayang di final ia melakukan kesalahan sehingga harus puas meraih perak.
“Saat start kakinya terlihat goyah, sehingga dianggap melakukan pelanggaran,” kata Iswara Yogaprana.
Peraih Medali Panjat Tebing Jatim di Popnas XVII Jakarta 2025
Lead Perorangan – putri Emas Alma Ariella Tsany
Lead Tim – Putri Emas Alma Ariella Tsany, Asifatur Rohmah, Mayra Azalia Nabila
Boulder Perorangan – Putri Emas Alma Ariella Tsany
Speed Perorangan – Putra Perak Hammam Fadhlurrahman A.W
Speed Relay Tim – Putri Perak Cinta Dwi Maharani , Nayra Zeba Ramadhani , Putri Aditya Indah Ayuningrum
Speed Perorangan – Putra Perunggu Aditya Maulana Ibrahim
Lead Tim – Putra Perunggu Bomantara Bintang Prayuda, Ryan Daniswara , Yehezkiel El Gibbor Gogani.
Juara Umum dengan Raihan 10 Emas
Tim Jatim juga berjaya di cabang olahraga (cabor) balap sepeda dengan keluar sebagai juara umum Popnas XVII 2025 Jakarta. Pada gelaran cabor balap sepeda 3-9 November, Jatim bisa mengumpulkan pundi-pundi medali 10 emas, 9 perak dan 6 perunggu.

Pada hari terakhir lomba balap sepeda, 9 November di Arena MTB Equestrian Pulo Mas Jakarta Timur, kontingen Jatim bisa menambah 1 emas dan 1 perunggu. Perolehan medali emas diraih Melinda Aprilia di Nomor MTB XCE (Cross-Country Eliminator) Putri, sementara sektor putra Achmad Abdilla di urutan ketiga dengan perolehan medali perunggu.
Di nomor MTB XCE harus menyelesaikan 2 lap jarak pendek, kontingen Jatim menurunkan empat pembalap dua putra (Achmad Dhani – Achmad Abdilla), dua putri (Melinda Aprilia – Yasmine Assyakira Antoni).
Pada sektor putri, Yasmine diturunkan pertama bersaing dengan empat pesepeda semi finalis. Yasmine, pada lap pertama menguntit berada diurutan kedua. Pada lintasan tikungan sprint, Yasmine terjatuh sehingga gagal di semi final ini.
Melinda Aprilia, sebagai pembalap kedua dari Jatim juga nominasi masuk semi final, namun bisa diselesaikan dengan baik, sampai finish dua lap. Memasuki final, Melinda sungguh memliki nafas prima dan panjang, meski berbadan ceking, namun bisa terdepan di lintasan lap pertama, padahal awal start sebelumnya berada urutan kedua, hingga akhirnya bisa mengayuh pedalnya sampai meninggalkan semua finalis lawannya.
Hasilnya tiga medali emas diborong Melinda (nomor XCR beregu campuran, nomor XCC perorangan dan nomor XCE perorangan).
Melihat hasil akhir lomba balap sepeda MTB ini, ofisial Popnas Jatim, Krisyanto mengatakan, kunci sukses tim balap sepeda di segala even adalah melaksanakan amanah Ketua Umum ISSI Jatim, yaitu selalu solid dan all out dalam even apapun.
“Hal itu, yang menjadi motivasi Tim Balap Sepeda Jatim di Popnas XVII 2025, dengan raihan 10 medali emas, 9 perak dan 6 perunggu,” ujar Krisyanto, Pelatih Terbaik 2025 versi PWI Jatim.
“Ini merupakan hasil kerja keras 3 divisi Balap Sepeda Jatim, yaitu divisi Track, BMX dan MTB dengan koordinasi yang bagus. Tentunya, merupakan jembatan penghubung 3 divisi itu untuk mewujudkan target medali di Popnas XVII 2025,” katanya.
Menurut Krisyanto, target yang diberikan oleh Dispora Jatim tercapai. “Target kami 10 emas tercapai di even ini. Kami ucapkan terimakasih untuk Kadispora Jatim beserta segenap jajarannya, atlet, pelatih, ofisial dan semua pihak yang men-support Tim Balap Sepeda Jawa Timur di Popnas XVII 2025.,” tuturnya.
Sementara, Bidang Binpres ISSI Jatim, Sugeng Tri Hartono, memberikan apresiasi ke para atlet karena sudah berjuang untuk merealisasikan 10 medali emas dari Dispora Jatim. “Allhamdulillah ini sangat kita syukuri, karena hasil semua ini dari proses yang sangat panjang,” katanya.
Pelatih yang akrab disapa Tono itu mengatakan, kunci keberhasilan Jatim meraih juara umum tidak lepas dari proses seleksi atlet yang sangat ketat dan juga program latihan yang disusun pelatih.
“Mereka yang turun di Popnas ini para juara dari Popda maupun Porprov dan juga event lainnya. Jadi mereka memang atlet terbaik, bahkan sebagain besar tim sepeda Popnas ini adalah atlet Puslatda Jatim,” katanya.
Ia juga mengakui, untuk bisa memertahankan gelar juara umum di Popnas di tahun mendatang tidak mudah, sebab beberapa provinsi seperti DKI Jakarta, Jateng, Jabar dan lainnya pasti melakukan pembinaan usia Popnas.
Apalagi, ia bersama pelatih balap sepeda Jatim, juga akan mencari atlet dari kalangan pelajar karena para atlet yang turun di Popnas tahun ini tidak bisa main di Popnas dua tahun mendatang, karena sudah lulus sekolah.
“Ada atlet kami yang masih SMP jadi masih bisa turun di Popnas mendatang, namun sisanya kami harus kembali menggelar seleksi dengan syarat pernah juara Porprov dan Popda,” kata Tono. koi, jat





