Sebanyak 5.182 Warga Palestina Tewas sejak Serangan Israel 7 Oktober 2023

Reuters
Pihak medis menyebutkan hingga Selasa (24/10/2023) sebanyak 5.087 korban tewas di Jalur Gaza itu termasuk 2.055 anak, 1.119 perempuan dan 217 lansia tewas akibat gempuran Israel.

 

GAZA (wartadigital.id) – Sebanyak 5.182 warga Palestina –baik di Jalur Gaza maupun di Tepi Barat– tewas dalam agresi pendudukan Israel yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023. Demikian menurut sejumlah sumber medis seperti dilaporkan kantor berita WAFA, Selasa (24/10/2023).

Bacaan Lainnya

Pihak medis menyebutkan 5.087 korban tewas di Jalur Gaza itu termasuk 2.055 anak, 1.119 perempuan dan 217 lansia tewas akibat gempuran Israel. Sementara itu, dilaporkan pula sebanyak 15.273 orang lainnya terluka.

Sumber itu menyebutkan pula bahwa pasukan Israel juga melakukan 23 pembantaian dalam sehari yang menelan 436 korban jiwa, termasuk 182 anak. Kebanyakan dari mereka berasal dari selatan Jalur Gaza.

Sementara itu di wilayah pendudukan Tepi Barat, korban tewas bertambah menjadi 95 orang setelah dua warga yakni Mahmoud Saif Nakhleh dan Muhammad Illyan ditembak mati pasukan Israel di kamp pengungsi Jalazone, Ramallah, Senin (23/10/2023).

Jadi Bumerang

Sementara itu Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengingatkan agresi Israel ke Gaza bisa jadi bumerang. Obama bahkan menyebut Israel akan mendapatkan citra negatif dari banyak negara selama beberapa generasi.

Melansir dari Arab News, Selasa (24/10/2023), Obama menyebut setiap strategi militer Israel yang mengabaikan korban jiwa bisa berakibat fatal tak hanya kepada warga Palestina tapi juga Israel.

“Tidak hanya mengancam memperburuk krisis kemanusiaan yang semakin meningkat. Hal ini dapat semakin memperkeras sikap Palestina selama beberapa generasi,” kata Obama.

Israel telah membombardir Gaza dengan serangan udara sejak 7 Oktober. Serangan udara Israel telah menewaskan lebih dari 5.000 warga Palestina.

Selama masa kepresidenannya, Obama sering mendukung hak Israel untuk membela diri pada awal konflik dengan kelompok Islam Palestina Hamas di Gaza. Namun dengan cepat menyerukan agar Israel menahan diri ketika korban warga Palestina meningkat akibat serangan udara.

Gaza, wilayah sepanjang 45 km yang merupakan rumah bagi 2,3 juta orang, telah diperintah secara politik sejak tahun 2007 oleh Hamas. Pemerintahan Obama mengupayakan rekonsiliasi, namun akhirnya gagal menjadi perantara, kesepakatan damai dalam negosiasi antara Israel dan Palestina.

Sejak menjabat pada awal 2021, Biden belum mencoba melanjutkan perundingan yang telah lama terhenti. Obama dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memiliki hubungan yang tegang ketika Obama masih menjabat, termasuk ketika pemerintahan Obama sedang menegosiasikan perjanjian nuklir dengan Iran. rmo, ini