SMA Al Muslim Peringati Isra Mikraj dan Hari Gizi Nasional

Seminar kesehatan dan motivasi religius menghadirkan dr H Agus Ali Fauzi PGD, Pall Med (ECU), seorang ahli terapi paliatif dan gizi.

SIDOARJO (wartadigital.id) – SMA Al Muslim memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1446 H sekaligus Hari Gizi Nasional 2025 dengan tema Embracing a Healthy Life for Quality Worship. Serangkaian kegiatan ini berlangsung selama hampir tiga minggu, dimulai sejak 6 Januari 2025 dan ditutup dengan seminar pada 24 Januari 2025. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengingat sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW sekaligus memotivasi siswa menerapkan pola hidup sehat sebagai bekal utama ibadah yang berkualitas.

Salah satu kegiatan utama dalam rangkaian acara ini adalah pengukuran komposisi tubuh siswa yang meliputi berat badan, tinggi badan, massa lemak, dan massa otot. Proses pengukuran dipandu oleh Ustadzah Anastasya, guru Biologi SMA Al Muslim.

Bacaan Lainnya

Selain sebagai evaluasi kesehatan, kegiatan ini menjadi sarana edukasi tentang indikator kesehatan ideal untuk remaja. Hasil pengukuran tersebut tidak hanya dijadikan evaluasi individu tetapi juga sebagai acuan untuk mengarahkan siswa agar lebih memahami pentingnya pola hidup sehat.

Pada saat pengukuran, Ustadzah Anastasya memberikan penjelasan kepada siswa mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik, pola makan yang benar, dan waktu istirahat yang cukup. Siswa juga diajarkan cara membaca hasil analisis kesehatan mereka, seperti memahami indeks massa tubuh (IMT) dan bagaimana menggunakannya untuk memantau kondisi kesehatan mereka.

Puncak kegiatan diisi dengan seminar kesehatan dan motivasi religius yang menghadirkan dr H Agus Ali Fauzi PGD, Pall Med (ECU), seorang ahli terapi paliatif dan gizi. Seminar dibuka oleh Ustadz Agus Salim, SAg, MPd, selaku ketua pelaksana kegiatan, yang menyampaikan pentingnya mengintegrasikan kesehatan fisik dan spiritual untuk kualitas ibadah yang lebih baik.

Dalam seminar, dr Agus menyampaikan pentingnya menjadi individu yang sehat secara fisik, psikologis, sosial, kultural dan spiritual. “Salat yang baik dapat menjadi solusi atas berbagai permasalahan hidup, termasuk untuk meraih cita-cita seperti diterima di perguruan tinggi negeri,” kata dr Agus.

Selain itu, dr Agus memotivasi siswa untuk senantiasa bersyukur dan menjaga keseimbangan hidup dengan memperhatikan aspek kesehatan tubuh dan jiwa. Juga memotivasi siswa mengambil langkah nyata (action) untuk menjadi yang terbaik di bidang masing-masing.

Menurutnya membangun branding diri, menunjukkan sikap positif dan berbuat baik merupakan kunci untuk menjadi individu yang bermanfaat. Dalam kesempatan itu dr Agus juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan dengan mengurangi konsumsi makanan manis, asin, berlemak, serta minuman dingin, yang sering kali menjadi penyebab kondisi underweight maupun obesitas di kalangan remaja. sis

Pos terkait