
SAMPANG (wartadigital.id) – Kapolsek Omben Ipda Andrik Soejarwanto SH memimpin apel persiapan kegiatan KRYD dan penyekatan mobilisasi masyarakat serta melaksanakan tes swab antigen di perbatasan Kabupaten Sampang dengan Kabupaten Pamekasan tepatnya di Desa Madulang Kecamatan Omben yang bersebelahan dengan Desa Badung Kecamatan Proppo Pamekasan.
Dalam kegiatan yang bertujuan mengantisipasi dan mencegah penyebaran Covid-19 varian baru yang lagi naik di Kabupaten Bangkalan dihadiri Forkopimcam Kecamatan Omben, Kepala Puskesmas Jrengoan dan Kades Madulang Omben.
Ipda Andrik Soejarwanto dalam arahannya kepada puluhan personel gabungan TNI, POLRI, Trantib, Tenaga Medis dan Karang Taruna Desa Madulang untuk melaksanakan tugas dengan penuh tangguh jawab dan penuh rasa ikhlas. Selain itu dalam melaksanakan kegiatan untuk selalu menjaga jarak dan selalu menggunakan masker dengan baik dan benar serta mengutamakan keselamatan baik diri sendiri maupun orang lain.
“Hari ini kita Forkopimda Kecamatan Omben dengan gabungan personel TNI-Polri dan Pemkab Sampang melaksanakan kegiatan KRYD dan penyekatan mobilisasi masyarakat di Desa Madulang Omben yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pamekasan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 sekaligus mencegah masuknya varian baru Covid-19 di wilayah Kecamatan Omben,” tutur Ipda Andrik Soejarwanto SH kepada awak media yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Mantan KBO Satreskrim Polres Sampang juga mengatakan bahwa dalam kegiatan ini diprioritaskan pada kendaraan berasal dari arah Kabupaten Pamekasan yang akan masuk Kabupaten Sampang melewati jalan raya Desa Madulang Omben. Gabungan personel TNI, Polri dan Pemkab Sampang memeriksa satu persatu kendaraan yang masuk Kabupaten Sampang untuk ditanyakan kartu identitas serta asal dan tujuan. Kemudian memilih acak warga yang berada di kendaraan untuk dilakukan tes swab antigen oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Jrengoan.
Personil gabungan juga melaksanakan imbauan kepatuhan protokol kesehatan dan pembagian masker kesahatan kepada masyarakat yang tidak memakai masker saat melewati Jalan Raya Desa Madulang.
Ipda Andrik Soejarwanto saat ditanya awak media terkait jumlah warga yang dilakukan tes swab dan hasil dari tes tersebut menjawab bahwa dari 25 warga yang dilakukan tes swab antigen secara acak tidak diketemukan warga yang reaktif Covid-19.
“Alhamdulillah dari 25 warga yang dilakukan tes swab antigen dinyatakan non reaktif semua oleh tenaga kesehatan,” katanya. jok