Wagub Emil Hadiri Pelantikan Kepengurusan KONI Jatim 2022-2026

Suasana pelantikan Pengurus KONI Provinsi Jatim Masa Bakti 2022-2026 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Hayam Wuruk, Kantor Gubernur Jawa Timur Lantai VIII, Jalan Pahlawan No 110 Surabaya, Rabu (9/3/2022).

 

SURABAYA (wartadigital.id) – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri kegiatan Pelantikan Pengurus KONI Provinsi Jatim Masa Bakti 2022-2026 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Hayam Wuruk, Kantor Gubernur Jawa Timur Lantai VIII, Jalan Pahlawan No 110 Surabaya, Rabu (9/3/2022).

Bacaan Lainnya

Pelantikan yang dilakukan oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman tersebut mengukuhkan Muhammad Nabil sebagai Ketua KONI Jawa Timur. Keputusan tersebut tertuang sesuai dengan SK KONI No 27 Tahun 2022. Selain mengukuhkan Ketua KONI Jawa Timur, pelantikan tersebut juga mengukuhkan struktur organisasi baru pengurus KONI Jatim periode 2022-2026.

Usai menyaksikan pelantikan tersebut, Wagub Emil mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan harapan dengan terpilihnya kepengurusan KONI Jawa Timur yang baru dapat lebih mendongkrak prestasi para atlet Jawa Timur. “Semoga sukses mengantarkan prestasi para atlet Jatim yang sekaligus mendukung kesuksesan Indonesia, untuk Pak Nabil dan segenap jajaran,” ujar Emil Dardak sapaan akrab Wagub Jatim.

Emil Dardak menyebut tentunya ini adalah awal yang baik bagi kita semua, kita sedang melihat beberapa tanda-tanda kebangkitan dari pandemi Covid-19. “Tentunya kami berharap ini merupakan kebangkitan pula bagi para atlet Jawa Timur,” imbuhnya.

Emil Dardak menegaskan bahwa Pemprov Jatim senantiasa mendukung dan memprioritaskan pembinaan olahraga di Jawa Timur. Di mana, sekolah merupakan tempat bibit-bibit atlet muda dapat ditemukan.

“Ada harapan pembinan berjenjang dapat berjalan. Pembinaan kerja tim harus berlangsung baik. Terutama Kadispora dan Kadispendik harus berseiring karena sekolah juga merupakan salah satu sarana pembinaan,” jelas Emil.

Lebih lanjut disampaikan Emil, Pemprov Jatim ingin menjadi bagian strategi meningkatnya prestasi olahraga nasional. Sehingga dukungan dari KONI Jatim dan kabupaten/kota dibutuhkan agar dapat berjalan dengan lebih baik.

“Kita dialog komunikasi dijalankan, ke depannya kami optimistis. Semoga Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) yang sebentar lagi diselenggarakan dapat berjalan dengan lancar, dimana ini sebagai sebuah   pemanasan menuju ke PON nantinya,” kata Emil.

Emil Dardak mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi KONI Jatim, dan tentunya restu dari KONI Pusat, untuk para atlet, pelatih, manager tim dan pendukung.

Pada kesempatan yang sama, Ketum KONI Pusat Marciano Norman menyampaikan, Jawa Timur merupakan lumbung atlet nasional. Di mana hal ini juga didukung dengan kompetensi pengurus KONI Jatim yang dianggap baik. “Karenanya apa yang telah dirintis harus menjadi pijakan loncat ke atas meraih peringkat nomor satu,” pesan Ketum KONI Pusat.

Lebih lanjut Marciano menyampaikan, adapun cabang olahraga andalan yang diprediksi dapat meraih prestasi lebih baik yakni wushu dan pencak silat. Yang mana diketahui, Jawa Timur merupakan lumbung atlet pencak silat.

“Pencak silat karena bela diri asli indonesia. Di mana suatu hari kami harapkan dapat menembus medali. Oleh karenanya saya harapkan pengurus IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Jatim memberikan atensi desain besar nasional,” katanya.

Ketum KONI Jatim periode baru Nabil menambahkan tak hanya fokus meningkatkan prestasi atlet Jawa Timur, nantinya KONI Jatim juga akan juga mengembangkan ‘sport tourism’.

Di mana adanyanya sport tourism ini diharapkan dapat mendatangkan wisatawan asing yang menyediakan tempat untuk digunakan sebagai sarana olahraga yang berdampak pada devisa daerah.

“Jatim potensial untuk itu. Karena itu, selain prestasi kita berbicara berbagai pihak bagaimana olahraga tidak hanya prestasi, melainkan ada rekreasi, bisnis ada kehadiran turis di daerah kita. Dan itu tidak mudah, kita koordinasi dengan Pemprov Jatim dan Ketua Umum serta Kadin Jatim untuk bagaimana pengembangan sport tourism ini dan menghasilkan devisa,” tutupnya. pri