Wamenag Hadiri Pengukuhan PPIH 2026, Bentuk Nyata Sinergi Kemenag dan Kemenhaj

Wamenag Romo Syafi’i menyaksikan Pengukuhan Petugas Haji 2026

JAKARTA (wartadigital.id) – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo HR Muhammad Syafi’i, menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk bersinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Penegasan ini disampaikan Romo Syafi’i saat hadir bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Penutupan Pembekalan sekaligus Pengukuhan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang digelar oleh Kementerian Haji dan Umrah. Upacara pengukuhan berlangsung di Lapangan Galaxy Makodau 1, Halim, Jakarta Timur, Jumat, (30/1/2026).

Bacaan Lainnya

Romo Syafi’i menyimak amanat Presiden Prabowo yang dibacakan oleh Gus Irfan. Presiden menyebut petugas haji sebagai posisi strategis karena menjadi “wajah negara”. Romo Syafi’i mengamini pesan tersebut, sembari berharap para petugas yang telah dikukuhkan dapat menjadi duta bangsa yang berintegritas, disiplin, dan memiliki kesigapan tinggi dalam melayani tamu-tamu Allah.

Acara ini turut disaksikan sejumlah tokoh, antara lain: Menko PMK Muhaimin Iskandar, Penasehat Khusus Presiden Muhadjir Effendy, hingga Menteri Bappenas Rachmat Pambudy. Kehadiran lintas tokoh ini semakin meyakinkan Romo Syafi’i bahwa kolaborasi besar sedang dibangun demi nama baik bangsa dan kemuliaan umat.

Melalui sinergi yang harmonis antara Kemenag dan Kemenhaj, Wamenag optimis transisi di tahun ini akan berjalan mulus. Tahun 2026 sendiri menjadi tahun bersejarah sekaligus krusial. Ini adalah fase di mana tongkat estafet pelayanan rukun Islam kelima beralih secara kelembagaan, setelah sebelumnya selama 75 tahun dikelola oleh Kementerian Agama.

Mengutip pernyataan Wamenag Romo Syafi’i, yang pernah disampaikan pada 23 Oktober 2025, Kemenag tidak akan menjadi penghambat, melainkan justru menjadi pelancar utama proses migrasi ini. “Kita sepakat agar tidak ada kesulitan sekecil apa pun yang berasal dari Kementerian Agama dalam proses peralihan (pengelolaan haji) dari Kemenag ke Kemenhaj,” kata Wamenag, mengulangi komitmen strategisnya.

Sinergi intensif antara Kemenag dan Kemenhaj ini menjadi jaminan bagi keberlanjutan pelayanan haji yang optimal. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan penyelenggaraan Haji 2026 yang fokus sepenuhnya pada standar pelayanan, perlindungan, dan kenyamanan jemaah. kmg, jak

Pos terkait