Waspadai Kenaikan Harga Jagung, Pengaruhi Harga Ayam dan Telur

Istimewa
Rakor pengendalian inflasi diikuti kementerian/lembaga terkait serta pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia, Senin (25/3/2024).

 

MAGETAN (wartadigital.id) – Rakor pengendalian inflasi di bulan Ramadan 2024, dilaksanakan secara daring oleh Kemendagri, dengan pimpinan rapat Irjen Kemendagri, Tomsi Tohir.

Bacaan Lainnya

Seperti rakor terdahulu, rakor pengendalian inflasi kali ini, diikuti oleh kementerian/lembaga terkait serta pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia, Senin (25/3/2024).

“Kita antisipasi terus terkait perkembangan kenaikan harga jagung dan di sini perlu adanya upaya konkret bahwa kenaikan harga jagung akan terus berlanjut hingga menyebabkan harga ayam dan telur tetap tinggi,” ungkap Tohir saat memimpin rapat.

Namun di Kabupaten Magetan ada sedikit anomali harga, di mana harga jagung pipilan pada Maret minggu keempat mencapai Rp 6.833, turun dari minggu pertama yang bertengger pada harga Rp 8.400. Namun untuk harga telur naik ke Rp 29. 667, di minggu ke-4 , setelah di minggu pertama Rp 29.500. Begitu pula harga daging ayam broiler di minggu pertama Rp 34.167, pada minggu ke-4 naik menjadi Rp 35.167.

Dalam rakor kali ini, Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI menjelaskan dalam paparannya bahwa secara historis yang biasanya menyumbang andil inflasi pada momen Ramadan dan Idul Fitri adalah kelompok makanan, minuman, tembakau dan kelompok transportasi. “Inflasi tertinggi terjadi di April 2022 yaitu sebesar 1,76% dengan andil sebesar 0,46% terhadap inflasi nasional dengan komoditas minyak goreng memberikan andil sebesar 0,19%,” ungkap Pudji. adi, kmi

Pos terkait