
Dokumentasi demo mahasiswa dan elemen lain di depan gedung DPR RI.
JAKARTA (wartadigital.id) — Polisi menerjunkan 2.852 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa di DPR/MPR RI hari ini, Selasa (9/8/2025). Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Ipda Ruslan Basuki menjelaskan ribuan personel itu merupakan gabungan dari kepolisian, TNI, hingga Pemda Jakarta. “Pengamanan DPR, 2.852 personel gabungan diterjunkan,” ujar Ruslan kepada wartawan, Selasa (9/8/2025).
Dia mengatakan pihak yang berdemo di DPR hari ini adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI dan Unindra. Selain itu, terdapat juga aksi demonstrasi lain di kantor hukum Elza Syarief. Meskipun tidak disebutkan secara spesifik jumlah pengaman di kantor hukum tersebut, namun Ruslan mengemukakan bahwa total pengamanan di wilayah lain di Jakpus mencapai 1.364 personel. “Pengamanan wilayah Jakpus 1.364 personel gabungan,” imbuhnya.
Selanjutnya, dia juga menyatakan bahwa penanganan demo akan dilakukan secara persuasif. Di samping itu, dia mengimbau agar massa tidak melakukan tindakan anarkis seperti merusak fasilitas umum. Adapun, Ruslan mengemukakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas bersifat situasional dalam aksi unjuk rasa kali ini. Artinya, rekayasa lalu lintas ini bakal diterapkan apabila terdapat peningkatan aktivitas di lapangan. Dengan demikian, dia mengimbau agar pengendara bisa menggunakan jalur alternatif saat aksi berlangsung. “Arus lalu lintas di sekitar lokasi bersifat situasional, menyesuaikan dengan eskalasi massa di lapangan,” pungkas Ruslan. bis





