22 Turis Tewas Membeku dalam Kemacetan di Tengah Cuaca Ekstrem di Pakistan

New York Post
Korban tewas terjebak dalam mobil akibat badai salju di Pakistan jadi 22 orang.

 

ISLAMABAD (wartadigital.id)  – Sedikitnya 22 orang, termasuk 10 anak-anak, tewas di kota resor pegunungan yang populer di Pakistan setelah terjebak dalam kendaraan mereka semalaman saat badai salju hebat menghantam wilayah itu. Para petugas mengatakan sebagian besar korban meninggal karena hipotermia.

Bacaan Lainnya

“Di antara mereka adalah seorang perwira polisi Islamabad dan tujuh anggota keluarganya,” kata rekan polisi Atiq Ahmed seperti dilansir dari NBC News, Minggu (9/1/2022).

Menteri Dalam Negeri Pakistan Sheikh Rashid Ahmed mengatakan salju setinggi lebih dari 4 kaki turun di area resor Murree Hills pada Jumat malam dan Sabtu pagi, menjebak ribuan mobil di jalan raya. “Salju begitu parah sehingga alat berat yang dibawa untuk membersihkannya awalnya macet pada malam hari,” kata Umar Maqbool, asisten komisaris untuk Kota Murree.

Suhu pun turun menjadi -8 derajat Celcius. Para pejabat setempat kemudian memanggil pasukan paramiliter dan unit militer khusus gunung untuk membantu. Pada Sabtu malam, ribuan kendaraan telah ditarik dari salju tetapi lebih dari seribu masih terjebak.

Maqbool mengatakan sebagian besar jalan menuju resor di daerah itu sebagian besar dibersihkan dari salju pada Sabtu malam, dan pasukan militer bekerja untuk membersihkan sisanya.

Militer juga mengubah sekolah-sekolah yang dikelola tentara menjadi kamp-kamp bantuan di mana mereka menyediakan tempat berteduh dan makanan bagi para turis yang telah diselamatkan. Petugas darurat membagikan makanan dan selimut kepada orang-orang saat mereka terjebak di dalam kendaraan yang tertutup salju, tetapi banyak yang meninggal karena hipotermia.

“Korban lain kemungkinan meninggal karena keracunan karbon monoksida setelah menjalankan pemanas mobil mereka untuk waktu yang lama,” kata dokter layanan penyelamatan Abdur Rehman. “Hingga Sabtu malam, korban tewas termasuk 10 pria, 10 anak-anak dan dua wanita,” imbuh Rehman. Dalam satu contoh, katanya, seorang suami dan istri dan dua anak mereka semua meninggal di dalam mobil mereka. Di tempat lain, empat anak muda meninggal bersama.

Terletak 28 mil di utara ibukota Islamabad, Murree adalah kota resor musim dingin yang populer yang menarik lebih dari satu juta turis setiap tahunnya. Jalan-jalan menuju kota sering terhalang oleh salju di musim dingin.

Perdana Menteri Pakistan berduka dengan tewasnya belasan orang dalam kemacetan di tengah udara dingin membeku, memerintahkan penyelidikan agar peristiwa serupa tidak terulang.

Dengan sekitar 1.000 kendaraan masih terdampar akibat kemacetan, pemerintah telah menyatakan Murree yang terletak 64 km (40 mil) timur laut ibukota Islamabad, sebagai daerah yang dilanda bencana cuaca ekstrem.

“Untuk pertama kalinya dalam 15 hingga 20 tahun sejumlah besar turis berbondong-bondong ke Murree, yang menciptakan krisis besar,” terang Menteri Dalam Negeri Pakistan Sheikh Rashid Ahmed dalam sebuah pesan video.

Menteri Ahmed mengatakan, sekitar 1.000 mobil terjebak di stasiun bukit, sebuah kota yang ditinggikan dari daerah terdekat. Lebih jauh ia menerangkan, tentara dan pasukan paramiliter telah dikerahkan untuk membantu pemerintah sipil dalam operasi penyelamatan.

Pada Jumat malam, pemerintah mengumumkan penutupan semua jalan menuju stasiun untuk menghentikan masuknya wisatawan lebih lanjut.

Terpisah, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyatakan keterkejutannya atas “kematian tragis” para turis. “Telah memerintahkan penyelidikan dan menerapkan peraturan yang kuat untuk memastikan pencegahan tragedi semacam itu,” tulis PM Khan dalam sebuah unggahan di Twitter.

Sementara itu, Menteri Penerangan Fawad Chaudhry mengimbau masyarakat untuk tidak mengunjungi stasiun bukit. Hujan salju, yang dimulai pada Selasa malam, berlanjut secara berkala, menarik ribuan wisatawan. Karena banyaknya pengunjung, banyak keluarga yang akhirnya terdampar di jalan.

Media lokal melaporkan bahwa lebih dari 100.000 kendaraan memasuki stasiun bukit. Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan seluruh keluarga, termasuk anak-anak, terbaring mati di kendaraan mereka yang tertutup salju. riz, nbc, ins