wartadigital.id
Headline Sidoarjo

Percantik Wajah Kota, Sidoarjo Bangun Miniatur Pulau Nusantara dan Play Ground di Taman Ilyushin

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali meninjau pembangunan Taman Ilyushin Juanda, Jumat (25/11/2022).

 

SIDOARJO (wartadigital.id) – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali tengah fokus melakukan penataan di sejumlah RTH (Ruang Terbuka Hijau) yang ada di Sidoarjo. Salah satunya yakni pembangunan Taman Ilyushin Juanda.

Taman yang terletak di pintu masuk Jalan Raya Juanda itu bukan hanya representasi wajah Sidoarjo tetapi juga menjadi etalase nasional karena jadi akses utama keluar masuk Bandara Internasional Juanda. Sekarang taman itu sedang direvitalisasi total dan bakal dipercantik dengan spot taman dan patung Pahlawan Nasional Ir  H. Juanda dengan nama lengkapnya Ir Raden Djuanda Kartawidjaja mantan Perdana Menteri ke-10 Republik Indonesia.

Di kawasan ini juga dibangun play ground (area bermain anak). Taman yang berdiri di tanah kawasan milik TNI AL itu juga sekarang sedang dibangun miniatur Pulau Nusantara dan di atasnya dibangun Flying Fox. Taman ini nantinya menjadi salah satu taman edukasi anak-anak yang dikelola Pemkab Sidoarjo.

Taman Ilyushin mengusung konsep taman edukasi. Di taman ini, selain terdapat miniatur Pulau Nusantara juga ada Monumen Pesawat Ilyushin-28. Pesawat pengebom buatan Uni Soviet itu pernah dimiliki TNI AL dioperasikan pada era 1960-an kemudian dipensiunkan pada 1980 dan sekarang dibuatkan monumen di Taman Ilyushin Juanda.

“Taman Ilyushin ini bukan hanya sekadar taman bermain, disana ada ruang edukasi untuk anak-anak. Ada miniatur Pulau Nusantara dan ada Monumen Pesawat Ilyushin-28, pesawat perang bersejarah yang pernah dimiliki Indonesia,” terang Gus Muhdlor. Jumat (25/11/2022).

Keberadaan Taman Ilyushin ini menambah daftar RTH yang fasilitas dan pengelolaannya di bawah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pemkab Sidoarjo. Di seputar kota saja sekarang ada Taman Abhirama Pagerwojo, Taman Dwarakerta Porong, Taman Asean Pagerwojo, Taman Tanjung Puri Bluru, Taman Apkasi Porong, Taman Abhirupa Krian, serta Alun-alun. Taman-taman lainnya banyak yang tersebar di lahan fasum yang ada di desa-desa dan kawasan perumahan.

Gus Muhdlor menegaskan, konsep kota hunian yang nyaman salah satu syaratnya tersedianya RTH yang lokasinya strategis, mudah diakses dan dijangkau masyarakat. Oleh karenanya, lanjut bupati alumni Fisip Unair Surabaya itu, Sidoarjo sebagai kabupaten yang masuk dalam kawasan Surabaya Raya, daerah penyangga Ibukota Provinsi Jatim wajib menjaga RTH agar tidak dialih fungsikan untuk bangunan permanen. Pasalnya, Sidoarjo dengan jumlah penduduk lebih dari 2,2 juta jiwa memerlukan lebih banyak RTH untuk oksigen kota.

“Hidup seimbang harus diterapkan, pesatnya industri juga harus diikuti dengan penghijauan. Kami tengah mengupayakan di sejumlah RTH akan ditata lagi, direnovasi dan direvitalisasi bila perlu. Akhir 2022 taman yang berada di median tengah Jalan Raya Waru saat ini sedang direvitalisasi. Dan yang terbaru kita bangun Taman Ilyushin Juanda,” ungkapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Sidoarjo M. Bahrul Amig menyampaikan, pembangunannya ditarget rampung akhir Desember 2022. Namun, penataannya akan dilanjutkan di tahun berikutnya. Beberapa fasilitas yang bakal menjadi pelengkap di Taman Ilyushin di antaranya tempat parkir kendaraan pengunjung dan tempat sampah. Pembangunan fasilitas umum seperti musala, toilet, dan fasilitas lain dilanjutkan tahun depan.

“Progresnya sekarang sudah sekitar 70 persen target selesainya akhir tahun ini. Sekarang sedang merampungkan pembangunan miniatur Pulau Nusantara dan Play Ground. Pada 2023 pembangunan dilanjutkan lagi kelengkapan fasilitas umum, seperti musala, toilet dan fasum lainnya,” pungkas Amig. sis

Related posts

Pemprov Jatim Borong Penghargaan di LAN RI Award 2022

redaksiWD

Kadin Jatim Tegaskan Kenaikan UMP-UMK 2023 Diputuskan Berdasar Konsep Sinergi dan Kolaborasi

redaksiWD

Peringatan 1 Muharram, Khofifah Ajak Masyarakat Gowes Bareng

redaksiWD