wartadigital.id
Headline Nasional

3.465 Kamar Asrama Haji Siap Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Pasien Covid-19 di Asrama Haji Sukolilo.

JAKARTA (wartadigital.id)  – Sebanyak 27 asrama haji di seluruh Indonesia dipastikan siap dijadikan alternatif ruang isolasi pasien virus corona baru (Covid-19).

“Ada sebanyak 3.465 kamar yang siap digunakan untuk pasien Covid-19. Kira-kira dapat menampung sebanyak 10 ribuan orang,” kata Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi saat meninjau asrama haji Pondok Gede, Kamis (24/6/2021).

Dijelaskannya kedatangannya untuk memastikan kesiapan asrama haji Pondok Gede menampung pasien Covid-19, sesuai arahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Menurutnya, ada tiga gedung asrama haji Pondok Gede yang telah disiapkan dan bisa menampung 556 pasien Covid-19. Gedung A sebanyak 44 kamar dapat menampung 172 orang, Gedung B sebanyak 36 kamar, dapat menampung 144 orang, dan Gedung C sebanyak 24 kamar dapat menampung 240 orang.

Selain kesiapan asrama, Wamenag menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 dan Dinas Kesehatan setempat. Sebab, Kemenag hanya menyediakan kamar asrama sebagai ruang isolasi. “Sementara tenaga medis, obat-obatan, tenaga pengaman dan konsumsi diserahkan kepada Pemda dan Dinas Kesehatan masing-masing,” tegas Wamenag.

Sementara itu Sesditjen PHU Ramadhan Harisman menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang Satgas, BNPB, dan  Dinas Kesehatan untuk mengkoordinasikan layanan ruang isolasi di asrama haji.

Sebab, kata Ramadhan, penanganan pasien Covid-19 menjadi kewenangan Dinas Kesehatan. Sementara, untuk konsumsi, tenaga medis, obat-obatan dan tenaga pengamanan, menjadi kewenangan dinas setempat yang terkait.

Direktur RS Haji Jakarta dr Mahesa Paranadipa menambahkan bahwa saat ini ada 44 pasien Covid-19 yang sedang dirawat di asrama haji Pondok Gede. “Masih ada 72 kamar yang kosong. Saat ini Gedung Arafah yang digunakan, sudah dimanfaatkan untuk Pasien Covid-19. Gedung Arafah ini terdiri dari dua lantai, setiap kamar dapat diisi oleh dua orang,” tutupnya.

Hadir mendampingi Wamenag, Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ramadhan Harisman, Kepala UPT Asrama Haji Pondok Gede Dasrul, Direktur RS Haji Pondok Gede, dr. Mahesa Paranadipa, dan perwakilan dokter RS Haji UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. rmo

Related posts

Pemkot Surabaya Ikuti Penilaian Tahap III PPD 2021

redaksiWD

Program Satu Rekening Satu Pelajar di Jatim Jadi Pintu Masuk Persiapan Ekosistem Ekonomi Digital

redaksiWD

Gubernur Khofifah Minta Bupati- Wabup Situbondo Percepat Akselerasi Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi

redaksiWD