
JAKARTA (wartadigital.id) – Vero, konsultan public relations dan pemasaran digital peraih ragam penghargaan yang berfokus pada kawasan Asia Tenggara mengumumkan kebijakan terbaru mengenai cuti bagi orangtua, Kamis (21/7/2022).
Kebijakan baru Vero yakni menstandarisasikan waktu cuti hamil berbayar selama 6 bulan bagi para ibu sebagai upaya untuk menyelaraskan kebijakan di seluruh kantor Vero di kawasan ASEAN. Selain itu, Vero juga memperbaharui cakupan cuti orangtua bagi para calon ayah, berupa cuti berbayar selama satu bulan yang selaras dengan kebijakan regional. Kebijakan ini diberikan kepada seluruh anggota tim Vero dengan masa kerja minimal 1 tahun.
Saat ini, Vero telah memiliki 200 orang tim profesional yang mencakup PR, kreatif, digital, dan influencer marketing. Sebanyak 66% anggota tim Vero berusia 26 tahun ke atas, dan sebanyak 68% teridentifikasi sebagai perempuan.
Mengingat ekspansi bisnis Vero yang cepat, pengalaman menjadi orangtua bagi anggota tim Vero di seluruh Asia Tenggara menjadi fokus yang lebih besar.
Executive Account Director Vero Indonesia Diah Andrini Dewi mengatakan terlepas dari rencana kebijakan nasional terkait cuti bagi orangtua yang sedang hangat diperbincangkan di Indonesia saat ini, pihaknya merasa bahwa kebijakan baru yang dibuat merupakan bentuk tanggung jawab sebagai perusahaan untuk melakukan hal yang tepat bagi karyawan.
Dan pihaknya berharap apapun keputusan yang nanti akan ditetapkan oleh pemerintah dapat menjadi win-win solution bagi semua pihak. “Kami percaya bahwa budaya perusahaan tidak hanya merefleksikan bisnis yang dijalankan, namun juga nilai-nilai perusahaan. Dengan mengimplementasikan nilai-nilai kami dalam ragam kebijakan dan tindakan, diharapkan dapat menghadirkan lingkungan kerja yang mendukung seluruh karyawan Vero di Indonesia dan Asia Tenggara, baik sebagai profesional maupun individu,” katanya dalam siaran resmi, Kamis (21/7/2022).
Selain itu, pihaknya berharap kebijakan ini juga dapat meningkatkan kualitas hidup karyawan Vero yang akan memulai perjalanan sebagai orangtua, sekaligus mendorong keterlibatan mereka dalam jangka waktu yang panjang.
Selain memperpanjang durasi cuti berbayar, Vero juga akan fokus dalam membantu anggota tim untuk melakukan penyesuaian saat kembali bekerja. Hal ini guna memungkinkan mereka untuk kembali beradaptasi pada ritme profesional mereka sebagaimana yang mereka inginkan.
Vero memperhatikan bahwa banyak orangtua yang merasa khawatir terhadap status mereka saat kembali bekerja atau ketidakhadiran mereka menimbulkan keinginan untuk tetap berhubungan dengan pekerjaan mereka. Untuk itu, fleksibilitas dan kontrol yang diberikan kepada karyawan menjadi inti dari pengalaman yang baik bagi orangtua yang menjalankan cuti maupun rekan-rekan kerja mereka.
Sementara wanita pada umumnya diidentifikasi sebagai pengasuh utama sekaligus target utama dari sebagian besar kebijakan yang berorientasi pada keluarga, maka sejalan dengan definisi tersebut, Vero pun memperluasnya dengan merangkul karyawan pria juga berperan sebagai pengasuh. Untuk menghadirkan lingkungan kerja dengan semangat yang seimbang antara laki-laki dan perempuan, Vero juga telah meningkatkan cakupan cuti orangtua bagi ayah baru dengan durasi satu bulan.
HR General Affairs Vero Indonesia, Maria Clara Pambudi mengungkapkan setiap anggota tim memiliki hak untuk menjadi sukses, terlepas dari gender mereka. Melalui penerapan kebijakan baru ini dapat menciptakan kesempatan yang sama bagi pria dan wanita untuk berkembang dalam kehidupan kerja dan keluarga yang lebih dinamis. “Kami sudah memiliki anggota tim yang siap mengikuti program cuti yang membahagiakan ini. Kami percaya cuti panjang ini baik untuk seluruh tim kami, masyarakat Indonesia, dan pada akhirnya, baik pula untuk bisnis,” katanya. nti